Kompas.com - 19/11/2012, 09:31 WIB
EditorReza Wahyudi
BBC Indonesia Anonymous memasang daftar situs Israel yang mereka retas.

Kelompok peretas Anonymous melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah situs internet di Israel.

Dalam serangan tersebut, kelompok ini mematikan beberapa situs atau mengubah tampilan dengan memasang pesan-pesan pro Palestina.

Kampanye ini diberi nama OpIsrael dengan tujuan membalas serangan militer yang dilakukan di Gaza.

Serangan peretas ini datang bersamaan di saat militer Israel memutakhirkan situsnya dengan menambahkan ''prestasi'' dan ''lencana'' bagi pengunjung.

Anonymous mengatakan, mereka meluncurkan kampanye OpIsrael menyusul ancaman Pemerintah Israel untuk memotong semua jaringan telekomunikasi Gaza.

Hal itu, menurut kelompok ini dalam sebuah pernyataan yang dimuat di situs AnonRelations, "melanggar garis di pasir''.

"Kami adalah ANONYMOUS dan TIDAK ADA yang mematikan internet dalam pengawasan kami,'' katanya.

Kelompok ini memperingatkan Pemerintah Israel untuk tidak mematikan jaringan telepon dan situs serta mendesak operasi militer di Gaza diakhiri.

Jika serangan tidak berakhir, Israel akan merasakan ''kemurkaan penuh dan tak terkendali'' dari kelompok ini.

Beberapa jam setelah pernyataan itu dimuat, Anonymous menampilkan daftar 87 situs yang diklaim telah diretas sebagai bagian dari OpIsrael.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.