Aaron Swartz, Aktivis Internet yang Berakhir Tragis

Kompas.com - 21/01/2013, 19:49 WIB
EditorReza Wahyudi

Selama hidupnya, Swartz tertarik pada banyak hal, mulai dari masalah kesehatan hingga korupsi di dunia politik. Tapi di antara semua itu, persoalan kebebasan di internet dan akses publik terhadap informasi adalah yang paling menarik minatnya.

Swartz antara lain turut membidani organisasi non-profit Creative Commons yang membantu penyebaran konten secara cuma-cuma di internet dengan hak cipta flleksibel dan membangun perpustakaan publik di Archive.org.

Salah satu impian Swartz adalah menjadikan informasi publik benar-benar bersifat "publik", yaitu bisa diakses dengan mudah dan tanpa membayar. Dia ingin membuka akses selebar-lebarnya terhadap informasi.

Pada bulan September 2010, Swartz mendirikan organisasi aktivis bernama Demand Progress sebagai reaksi atas kebijakan Stop Online Piracy Act (SOPA) yang digagas pemerintah Amerika Serikat.

Sepanjang tahun 2011, Swartz bersama teman-temannya mengatur protes internet besar-besaran pada Januari 2012 yang berujung pada pembatalan undang-undang penyensoran jagat maya itu.

Swartz memang orang yang tidak sabaran. Dengan bakat luar biasa dan semangat yang berapi-api, dia punya kencenderungan untuk menghadapi segala sesuatu dengan frontal, bila perlu melawan pihak berwenang ataupun aturan yang berlaku.

Dia memiliki cara pandang sendiri yang tak selalu sesuai dengan keadaan dunia sebenarnya.

Selama beberapa tahun, sifatnya itu membawa dampak positif, sampai akhirnya Swartz terperosok ke dalam lubang yang sangat dalam.

Terjerat masalah

Dalam rangka menyebarkan pandangannya soal akses publik terhadap informasi, dalam rentang waktu antara akhir 2010 hingga awal 2011, Swartz memanfaatkan kelemahan dalam sistem arsip jurnal akademis JSTOR milik Massachusetts Institute of Technology (MIT) untuk mengunduh sekitar 4,8 juta dokumen digital. Dia berniat membagikannya secara gratis di internet.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.