Kompas.com - 05/02/2013, 16:14 WIB
EditorReza Wahyudi

Kontan/Achmad Fauzie

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler Axis akan melakukan uji coba jaringan nirkabel Long Term Evolution (LTE) di bulan April 2013. Ini dilakukan Axis untuk menyambut tren koneksi internet kecepatan tinggi (broadband).

"Kami akan melakukan trial LTE di pertengahan April. Wilayah uji cobanya belum diketahui," kata Anita Avianty, Head of Corporate Communications Axis, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Axis termasuk operator seluler yang fokus mengembangkan layanan data. Trafik layanan datanya mencapai 45 tera bita (TB) per hari.

Uji coba LTE dari Axis akan dilakukan di spektrum frekuensi 1.800MHz. Secara ekosistem, 1.800MHz merupakan frekuensi favorit penyelenggaraan LTE di beberapa negara. Pemanfaatan 1.800MHZ sebagai "rumah" bagi LTE didukung dengan adanya 130 perangkat, termasuk 26 ponsel pintar dari produsen terkemuka.

Di frekuensi tersebut, Axis memiliki alokasi frekuensi sebesar 15MHz. 4 operator seluler GSM lain juga memiliki alokasi frekuensi di 1.800MHz, seperti Telkomsel (22,5MHz), Indosat (20MHz), Hutchinson CP Telecom atau Tri (10 MHz), dan XL Axiata (7,5 MHz).

Menurut Heru Sutadi, peneliti telekomunikasi dari Indonesia ICT Institute, setiap operator seluler yang ingin menyelenggarakan LTE butuh alokasi frekuensi antara 15MHz sampai 20MHz agar jaringan dan layananannya optimal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam pemetaan alokasi frekuensi di 1.800MHz tersebut, Tri dan XL Axiata hanya mendapat alokasi kecil. "Besar kemungkinan XL keberatan jika LTE digelar di 1.800MHz, karena mereka hanya punya alokasi frekuensi kecil," kata Heru beberapa waktu lalu.

LTE diprediksi banyak pihak sebagai jaringan nirkabel standar baru untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan 3G. Karena itu, ia sering disebut sebagai 4G (generasi keempat).

LTE menggunakan radio yang berbeda, tetapi tetap menggunakan dasar jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSPA. LTE masih dikeluhkan konsumen di sejumlah negara maju karena biaya berlangganan yang mahal dan menyedot banyak bandwidth.

Kementeria Komunikasi dan Informatika sedang bersiap-siap menggelar jaringan LTE yang kabarnya berlangsung mulai tahun 2013 ini. Namun, hingga kini pemerintah belum menentukan alokasi spektrum frekuensi untuk menggelar LTE.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.