Kompas.com - 25/02/2013, 09:28 WIB
EditorReza Wahyudi

(via Wikipedia)


Penulis: Eko Nugroho*

Game designer? Apa pekerjaannya? Sungguhkah mereka ada? atau sekedar mahluk mitos belaka?

Semua pertanyaan itu seakan selalu hadir tiap kali Saya melihat wajah mereka yang bertanya apa profesi Saya. Saya adalah seorang game designer - sebuah profesi yang telah hadir sejak lama namun mungkin masih sulit dipercaya bahwa mereka yang berprofesi sebagai game designer sungguh-sungguh ada.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa game telah dikenal sejak ribuan tahun sebelum masehi. 3500 tahun sebelum masehi bangsa Mesir Kuno sudah memainkan sebuah board game yang kemudian dikenal sebagai Senet. Backgammon diperkirakan telah dimainkan sejak 3000 tahun sebelum masehi oleh para penduduk Burn City di Iran.

Pada tahun 1926 Sir Leonard Woolley menemukan The Royal Game of Ur sebuah board game lengkap yang diperkirakan berasal dari 2500 tahun sebelum Masehi. Masing-masing game tersebut diawali dari hasil pemikiran seseorang yang kemudian terus dilengkapi dan disempurnakan.

Mereka yang berkontribusi pada proses penciptaan game tersebut adalah game designer.

Sejak lama game diakui sebagai sebuah media dengan potensi yang luar biasa. Game jelas-jelas mampu berperan sebagai sebuah media hiburan, tapi lebih dari itu, game juga mampu berperan sebagai media penyampai informasi yang sangat efektif.

Disadari atau tidak game juga mampu berperan sebagai motivator. Game design adalah proses penyusunan berbagai komponen dasar dari sebuah game: tema, mekanisme permainan/gameplay, dan visual pendukung, agar kemudian setiap game -  dalam bentuk apapun (card/board, digital, aktivitas langsung) mampu menghadirkan peran dan potensinya secara optimal. Game designer adalah mereka yang secara sadar mampu melakukan itu semua.

Game design menjadi sangat penting karena proses ini yang kemudian menentukan bentuk, keunikan, serta fungsi dari sebuah game. Setiap game adalah sebuah karya dan selayaknya memiliki bentuk, keunikan, dan fungsi tertentu - bukan sekedar mengikuti apa yang sudah ada sebelumnya.

Lebih dari itu, game design adalah sebuah proses di mana kita benar-benar belajar untuk mewujudkan mimpi, merealisasikan berbagai imajinasi, dan menghadirkan segala ide/pemikiran kita dalam bentuk yang kemudian dapat dirasakan oleh banyak orang (sebagian besar bahkan dalam bentuk yang sangat menyenangkan).

Lebih dari itu, bagi Saya, setiap game adalah media untuk berbagi kebahagiaan sehingga game design adalah sebuah proses menyederhanakan segala bentuk kebahagiaan yang kita miliki untuk kemudian bisa kita bagi pada sebanyak mungkin orang.

Dari semua paparan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa di dunia ini sungguh ada mereka yang bahagia dan bangga dengan perannya sebagai seorang game designer, mereka juga umumnya ramah, dan sebagian juga tergolong sangat romantis.

Jika Anda masih tidak percaya, silahkan hubungi Saya!

*Eko Nugroho adalah Game designer/Co-Founder Kummara, dapat dihubungi melalui akun Twitter @enugroho. Kolom Gamify akan membahas persoalan game design dan hal-hal terkait gamification.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.