Kompas.com - 18/04/2013, 13:38 WIB
EditorReza Wahyudi

Ponsel Windows Phone dari HTC

KOMPAS.com - Wakil Presiden Divisi Windows Phone di Microsoft, Terry Myerson, mengatakan bahwa ponsel bersistem operasi Windows Phone memiliki peluang besar menarik perhatian pengguna iOS dan Android. Windows Phone diklaim menawarkan pengalaman yang lebih menarik dan mulus.

Dalam sebuah konferensi di New York, AS, Myerson mengatakan, perangkat lunak iOS cenderung "membosankan" dengan icon di bagian bawah layar yang menawarkan sedikit informasi.

Ia juga mengungkapkan pendapat tentang sistem operasi Android yang saat ini menguasai pangsa pasar ponsel pintar global. Seperti dikutp dari Bloomberg, Selasa (16/4/2013), Myerson menilai Android cenderung "kacau" karena terlalu banyak versi yang berbeda dalam sistem operasi yang digunakan.

Microsoft berusaha membuat terobosan agar Windows Phone terlihat berbeda. Perusahaan asal Redmond, Washington, ini percaya diri Windows Phone bisa tumbuh dan menguasai pangsa pasar. Nokia menjadi mitra Microsoft yang paling agresif membuat ponsel Windows Phone.

Menurut lembaga riset IDC, Windows Phone saat ini memiliki 2,6 persen pangsa pasar sistem operasi ponsel pintar pada kuartal empat tahun 2012. Jumlah ini naik 1,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Masih menurut IDC, Android saat ini menguasai pasar sistem operasi ponsel pintar dengan raihan 70 persen, iOS 21 persen, dan BlackBerry 3,2 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.