Pesanan Komponen Galaxy S4 Dipangkas, Tidak Laku?

Kompas.com - 14/06/2013, 15:51 WIB
EditorReza Wahyudi

Dokumentasi Samsung Indonesia Samsung Galaxy S4

KOMPAS.com - Samsung dikabarkan telah mengurangi pesanan komponen untuk smartphone andalan teranyar, Galaxy S4, untuk kuartal kedua dan ketiga tahun 2013.

Menurut sebuah sumber kepada situs Digitimes, Jumat (14/6/3013), keputusan ini diambil karena mulai melambatnya laju penjualan dan juga permintaan smartphone buatan produsen asal Korea Selatan tersebut.

Meskipun begitu, Samsung ternyata diketahui masih memiliki komponen yang cukup untuk memproduksi Galaxy S4 di kuartal kedua dan ketiga tahun 2013 mendatang. Komponen yang ada saat ini dikatakan cukup untuk memproduksi 20 hingga 25 juta unit di kuartal kedua dan 20 juta unit di kuartal ketiga.

Mulai melambat di pasaran, bukan berarti Galaxy S4 kehilangan sisi kompetitifnya. Si sumber mengungkapkan, Samsung terlihat ingin membagi fokusnya ke segmen lainnya. Saat ini, segmen smartphone high-end dikatakan sudah mencapai titik jenuh. Sedangkan permintaan smartphone kelas bawah dan menengah mulai meledak di China dan pasaran negara berkembang, yang memiliki jumlah pengguna potensial sangat besar.

Pasar smartphone Samsung dikatakan juga mulai "ditekan" oleh model smartphone unggulan milik HTC, Sony Mobile, dan Huawei.

Pernyataan dari sumber terlihat sejalan dengan informasi yang diungkapkan Kim Young-chan dari Shinhan Investmen Group beberapa waktu lalu. Saat itu, ia menganalisis, salah satu alasan mulai melambatnya penjualan perangkat Galaxy S4 adalah cepatnya penjualan perangkat kelas bawah dan menengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Samsung sendiri terlihat mulai bereaksi. Dalam waktu yang berdekatan, mereka telah meluncurkan Galaxy S4 Mini dan Galaxy Ace 3 yang mengisi segmen menengah produk smartphone Samsung.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.