Review: BlackBerry Q5, Keypad Keras Browser Deras

Kompas.com - 02/10/2013, 10:56 WIB
Oik Yusuf/KOMPAS.com
BlackBerry Q5
JAKARTA, KOMPAS.com - BlackBerry Q10 bukan satu-satunya perangkat berbasis BlackBerry 10 dengan keypad fisik yang dirilis pada tahun 2013 ini. Di pertengahan tahun, perusahaan asal Kanada ini memperkenalkan "adik" dari Q10 yang diberi nama Q5.

Berbeda dari sang kakak, Q5 masuk ke kategori low to mid. Melalui produk ini, BlackBerry berharap, perangkat tersebut dapat mengakomodir keinginan konsumen yang menginginkan produk BlackBerry 10 dengan harga yang terjangkau.

Namun, harga dari Q5 sendiri sebenarnya dapat dikatakan cukup mahal untuk kantung konsumen di Indonesia. Ia dibanderol dengan harga sekitar Rp 4 juta.

Dengan harga tersebut, apa saja yang akan didapatkan oleh konsumen? Seperti apa performa dari perangkat ini?

Desain

Gemar mengetik atau membuat dokumen pekerjaan melalui perangkat BlackBerry? Jika ya, BlackBerry Q10 adalah jawabannya. Produk tersebut hadir dengan keypad fisik yang empuk, menjamin kenyamanan setiap penggunanya.

Bagaimana dengan Q5? Sayangnya, produk yang satu ini tidak mewarisi keyboard empuk yang dimiliki sang kakak. Keypad tersebut cukup keras untuk ditekan, mirip dengan keypad milik BlackBerry Curve (banyak dikenal dengan nama kode Gemini) bagi Anda yang pernah mencobanya.

Keypad juga menimbulkan bunyi yang cukup berisik jika ditekan. Namun, secara garis besar, pengalaman mengetik di perangkat ini masih lebih nyaman dibandingkan BlackBerry "Gemini".

Meski kurang sempurna jika dibandingkan Q10, keypad ini masih lebih nyaman digunakan dibandingkan di keyboard virtual yang terdapat di perangkat layar sentuh penuh semacam Z10. Hanya diperlukan sedikit pembiasan diri agar kegiatan pengetikan di Q5 menjadi lebih nyaman.

Oik Yusuf/KOMPAS.com
Keyboard BlackBerry Q5 terasa keras ketika digunakan untuk mengetik
Ukuran dari perangkat ini tidaklah terlalu besar, bisa dikatakan cukup mungil. Ia memiliki dimensi 120 x 66 x 10.8 mm. Dengan ukurannya ini, BlackBerry Q5 dapat digenggam dengan satu tangan.

Sama seperti Q10, produk baru ini sudah tidak dilengkapi dengan touchpad atau trackball untuk kegiatan navigasi. Navigasi dapat dilakukan dengan menyentuh layar atau keypad. Layar perangkat ini responsif dan peka ketika disentuh.

Tidak berbeda dari Q10, Q5 dipersenjatai dengan layar seluas 3,1 inci resolusi 720 x 720 piksel, dan ketajaman layar 328 pixel per inci (ppi). Yang membedakannya dengan Q10 adalah jenis layar yang digunakan. Q10 menggunakan panel layar SuperAMOLED, sedangkan Q5 hadir dengan panel layar LCD.

Meski panel layarnya tidak sebaik Q10, Q5 tetap mampu menghadirkan gambar yang tajam, terang, dan mampu menampilkan berbagai warna dengan baik.

Oik Yusuf/KOMPAS.com
BlackBerry Q10 (kiri) dan BlackBerry Q5 (kanan)
Layarnya memang cukup kecil, jika dibandingkan dengan ponsel pintar baru merk lain yang beredar di pasaran. Namun, layar ini bakal memberikan pengalaman yang bernavigasi yang nyaman bagi Anda. Untuk meraih ujung layar, Anda bisa melakukannya dengan satu jempol tangan. Pengguna juga tidak repot-repot memegang perangkat ini dengan dua tangan.

Kekurangan dari bentang layar ini, Q5 kurang mengasyikan dipakai untuk aktivitas multimedia atau hiburan. Layar seluas 3,1 inci tak akan memberi kepuasan dalam bermain game atau menonton video, apalagi layar ini berbentuk kotak persegi. BlackBerry tampaknya lebih mendesain perangkat ini untuk kepentingan pekerjaan, dibandingkan kegiatan hiburan multimedia.

Layar ini hanya dapat menampung 12 ikon aplikasi, terdiri 4 ikon diletakkan secara horisontal dan 3 ikon secara vertikal. Jika pengguna mengunduh lebih dari 12 aplikasi, ikon-ikon tersebut akan diletakkan di halaman berikutnya.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisDeliusno
EditorReza Wahyudi

Close Ads X