Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BlackBerry Incar Pengguna yang "Cuek"

Kompas.com - 23/10/2013, 12:41 WIB
Oik Yusuf

Penulis

KOMPAS.com - Bulan lalu, bersama dengan pengumuman rencana merumahkan 40 persen karyawannya, BlackBerry memberi indikasi bahwa perusahaan itu akan mengalihkan fokus dari segmen konsumen ke enterprise dan "prosumer".

Maksudnya, BlackBerry akan menyasar pengguna yang tak terlalu peduli dengan aplikasi di smartphone.

Hal itu diungkapkan direktur manajemen produk aplikasi ponsel BlackBerry Michael Clewley ketika mendemonstrasikan BlackBerry Z30 di Kanada minggu lalu.

"Buat mereka ini, aplikasi bukanlah prioritas utama atau bahkan kedua. Kalaupun memakai aplikasi, mereka akan pilih yang spesifik. Para pengguna ini tak sibuk menghabiskan waktu untuk mencari apa yang sedang tren. Mereka mencari aplikasi yang bisa menyelesaikan pekerjaan," ujar Clewley, sebagaimana dikutip oleh Financial Post.

Platform BlackBerry sejak lama memang dikeluhkan kekurangan aplikasi baik dalam hal kuantitas maupun kualitas dibanding platform tersaing. BlackBerry agaknya berharap kalangan pengguna yang disasarnya tak bermasalah dengan hal tersebut.

Todd Wood, Senior Wakil Presiden Desain BlackBerry, menambahkan bahwa imbuhan "pro" pada kata "prosumer" bisa diartikan sebagai "profesional" atau "produsen". "Mereka adalah pengguna yang lebih banyak membuat konten daripada mengkonsumsinya," kata Wood.

Meski begitu, Clewley melanjutkan bahwa BlackBerry masih terus berusaha mendatangkan judul-judul aplikasi terkenal, seperti Netflix dan Instagram yang hingga kini masih belum mampir di BlackBerry 10.

Clewley mengatakan bahwa update sistem operasi BlackBerry 10.2 menyertakan dukungan runtime Android versi terbaru. Hal ini diharapkan bakal membawa lebih banyak aplikasi Android ke platform BlackBerry.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com