Tiga Serangkai Kembaran HTC One Masuk Indonesia

Kompas.com - 20/11/2013, 09:39 WIB
Model memperlihatkan smartphone HTC One Mini oik yusuf/ kompas.comModel memperlihatkan smartphone HTC One Mini
Penulis Oik Yusuf
|
EditorAditya Panji
Model memperlihatkan smartphone HTC One Mini dalam acara peluncuran di Jakarta, Selasa (19/1//2013)
JAKARTA, KOMPAS.com - HTC One adalah salah satu smartphone Android terpopuler yang menuai banyak perhatian konsumen di seluruh dunia. Oleh pembuatnya, ponsel pintar itu dikembangkan lebih lanjut menjadi beberapa varian berbeda, masing-masing dengan fitur uniknya sendiri.

Nah, tiga kembaran dari HTC One, yaitu One Mini, One Max, dan One Dual Sim, akan segera memasuki pasaran Indonesia.

Dalam acara peluncuran di Jakarta, Selasa (19/1//2013), HTC Indonesia menerangkan bahwa HTC One Mini dan One Dual Sim akan tersedia di Tanah Air mulai pekan mendatang. Harganya masing-masing dipatok pada angka Rp 5,75 juta dan Rp 7,7 juta.

Adapun One Max dijadwalkan menyusul pada awal Desember. Harga ponsel yang satu ini belum ditetapkan, tapi kemungkinan bakal mencapai lebih dari Rp 8 juta.

Bisa dilepas

Dilihat seklias, desain ketiga ponsel nampak tak berbeda dari HTC One. HTC One Dual Sim, pada khususnya, memiliki dimensi dan penampilan yang hampir sama persis.

Perbedaan yang paling mencolok adalah cover belakang HTC One Dual Sim yang bisa dilepas, alias tak menerapkan konsep desain unibody seperti pendahuluya. Bagian cover ini terbuat dari plastik, sementara sisi samping dan depan tetap menggunakan bahan aluminium.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oik Yusuf/Kompas.com
Model memperlihatkan bagian belakang HTC One Dual Sim yang bisa dilepas
"Alasan utama dari hal tersebut (cover yang bisa dilepas) adalah untuk mengakses SIM card dan slot memori yang memang terletak di bagian itu," ujar Head of Product Portfolio HTC Justin Zhang ketika ditemui seusai acara.

Seperti namanya, HTC One Dual Sim dibekali dengan dua buah slot kartu SIM sehingga mampu mengaktifkan dua nomor seluler secara bersamaan.

Product Marketing HTC Indonesia Samudro Seto menerangkan, ponsel ini juga mendukung penggunaan kartu Micro-SD hingga 64GB. "Spesifikasi lain seperti prosesor dan resolusi layar tetap sama," ujarnya.

Baik HTC One dan HTC One Dual Sim sama-sama mengusung prosesor quad-core Qualcomm Snapdragon 600 1,7 GHz  yang dipadu RAM 2GB dan kapasitas on-board storage 32GB. Layarnya sendiri berukuran 4,7 inci (1.920x1.080).

Oik Yusuf/Kompas.com
Ukuran HTC One Mini (kiri) dibandingkan dengan HTC One Dual Sim
Tiga serangkai

Sementara itu, dengan layar 4,3 inci (1280x720) dan prosesor dual-core Snapdragon 400 berkeceatan 1,4 GHz.  HTC One Mini adalah "adik" dari HTC One. Kapasitas RAM 1GB, dengan on-board storage 16GB.

Jika dibandingkan, HTC One Mini terlihat sedikit lebih kecil dibandingkan HTC One. Keduanya tampak mungil ketika disandingkan HTC One Max, ponsel paling bongsor dari trio smartphone baru seri One dengan ukuran layar 5,9 inci.

Oik Yusuf/Kompas.com Perbandingan ukuran HTC One Mini, Dual Sim, dan Max, secara berurutan dari depan ke belakang
Kecuali layar yang besar itu, spesifikasi HTC One Max sebenarnya mirip dengan HTC One. Ponsel yang baru diumumkan kehadirannya pada akhir Oktober ini, dimotori prosesor Qualcomm Snapdragon 600 1,7 Ghz, RAM 2GB, dan on-board storage hingga 32GB.

Seperti HTC One Dual Sim, HTC One Max juga memiliki cover belakang yang bisa dilepas. Di bagian ini akan ditemukan slot Micro-SD yang mendukung kapasitas sampai 64GB.

Ketiga smartphone baru besutan HTC tersebut turut dilengkapi sejumlah fitur khas seri One, yaitu kamera 4MP "Ultrapixel", Zoe Camera, dan BlinkFeed. Melalui ekspansi HTC One menjadi tiga serangkai ponsel ini, HTC berusaha memenuhi selera pengguna yang berbeda-beda. "Kini konsumen memiliki banyak pilihan, tinggal pilih mana yang cocok," pungkas Zhang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X