Kompas.com - 03/02/2014, 13:36 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Logo booting Windows XP

KOMPAS.com - Desember lalu, pangsa pengguna Windows XP sempat mengalami penurunan sementara jumlah pemakai Windows 8 naik. Tapi tren tersebut rupanya tidak bertahan lama.

Alih-alih turun, menurut laporan firma riset Net Applications yang dilansir oleh ZDNet,  pangsa pengguna Windows XP malah mengalami kenaikan sebesar 0,25 persen pada Januari 2014.

Sistem operasi tua berumur 13 tahun tersebut masih dipakai oleh 29,2 persen atau hampir sepertiga komputer desktop dan laptop di seluruh dunia hingga Januari 2014. Kalau tren ini terus berlanjut, pada akhir 2014, satu dari lima komputer masih akan menjalankan Windows XP.

Padahal, Microsoft akan sengera mengakhiri dukungan terhadap XP pada 8 April 2014 sehingga sistem operasi tersebut akan menjadi rentan terhadap serangan cyber.

Peluang sukses untuk serangan cyber yang dilancarkan terhadap PC berbasis Windows XP bakal meningkat 66 persen setelah bulan April, menurut perkiraan dari Microsoft sendiri.

Tak mau pindah

Di sisi lain, Windows 8 dan 8.1 tak kunjung berhasil menarik mayoritas pengguna PC. Jumlah pemakai Windows 7 yang mencapai 25 persen dari seluruh PC saat ini masih dua kali lebih banyak dibandingkan angka gabungan Windows 8 dan 8.1 (10,6 persen).

Salah satu alasan pengguna -- terutama kalangan korporat -- tak mau pindah ke Windows 8 diduga terkait dengan ongkos dan waktu yang diperlukan untuk mempelajari sistem operasi dengan tampilan serba baru itu.

Kalaupun pengguna PC Windows XP bermigrasi, besar kemungkinan bahwa  dipilih adalah OS Windows 7, sistem operasi terakhir yang mengusung interface desktop Windows tradisional.

Ditambah lagi, saat ini Windows bukan lagi satu-satunya sistem operasi yang bisa dipilih oleh pengguna. Tablet dan laptop dengan sistem operasi alternatif seperti Android, iOS, dan Chrome OS ramai dibeli orang sebagai pelengkap atau pengganti PC, sehingga menekan angka pengguna Windows 8. Belum lagi perangkat MacBook dari Apple yang mulai menarik minat pengguna korporasi.

Microsoft tampaknya mulai menyadari bahwa tampilan "live tiles" ala Windows 8 kurang disukai. Raksasa software ini belakangan disebut bakal membuat sistem operasi generasi berikut yang melakukan booting langsung ke desktop, kembali ke gaya Windows jadul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber PCWorld


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.