Kompas.com - 27/02/2014, 12:35 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Google dikabarkan sempat sangat tertarik membeli WhatsApp. Bahkan, saat detik-detik terakhir akuisisi WhatsApp oleh Facebook, Google masih berusaha menggagalkan kesepakatan tersebut. Benarkah Google melakukan hal itu?

Senior Vice President Google, Sundar Pichai, membantah pihaknya pernah menawar WhatsApp. Tawaran Google kepada WhatsApp sebesar 10 miliar dollar AS juga disebut "tidak benar".

"Kami tidak pernah membuat tawaran mengakuisisi mereka," kata Pichai saat diwawancarai The Telegraph, Rabu (26/2/2014).

Pada masa lalu, Pichai mengakui Google pernah terlibat pembicaraan dengan WhatsApp. Namun, pembicaraan itu bukan tawaran akuisisi, melainkan tawaran kerja sama. Pichai mengakui WhatsApp merupakan layanan yang menarik.

Laporan sebelumnya mewartakan, Google telah melakukan negosiasi dengan WhatsApp sejak setahun terakhir. Pembicaraan ini bahkan melibatkan CEO Google Larry Page yang menjamin WhatsApp akan tetap beroperasi secara mandiri walaupun berada di bawah payung Google.

Google juga dilaporkan telah memberi jutaan dollar AS kepada WhatsApp. Uang yang bisa disebut sebagai "uang hak pemberitahuan" itu menjamin Google akan mendapat pemberitahuan jika WhatsApp terlibat pembicaraan akuisisi dengan perusahaan lain.

CEO WhatsApp, Jan Koum, ternyata tidak menerima rayuan Google. Ia lebih memilih Facebook karena dinilai memiliki "kesamaan visi". Tawaran Facebook termasuk mengangkat Koum masuk dalam jajaran direksi perusahaan.

Pada 19 Februari 2014, Facebook mengumumkan mereka telah mengakuisisi WhatsApp senilai 19 miliar dollar AS (sekitar Rp 223 triliun). Pembayaran tersebut tidak sepenuhnya berupa uang tunai. Facebook akan menggelontorkan dana sebesar 16 miliar dollar AS, yang terdiri dari 12 miliar dollar AS saham Facebook dan 4 miliar dollar AS dalam bentuk uang tunai.

Facebook juga memberi 3 miliar dollar AS saham terbatas untuk pendiri dan karyawan WhatsApp yang akan diberikan selama empat tahun setelah akuisisi tersebut selesai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.