Kompas.com - 29/04/2014, 16:22 WIB
|
EditorAditya Panji
KOMPAS.com - Setelah merilis seri "Kabini" untuk komputer desktop awal April lalu, kini AMD merilis prosesor Accelerated Processing Unit (APU) generasi ketiganya yang diberi nama "Mullins" dan "Beema." Kedua prosesor tersebut diklaim AMD memberikan performa lebih dengan daya yang lebih sedikit.

Mullins dan Beema meneruskan tradisi APU quad-core x86 warisan dari Kabini dan Temash yang dirilis tahun alu. Untuk APU generasi ketiganya ini, AMD memiliki empat prosesor x86 yang diberi nama sandi Puma. CPU ini dibangun untuk mengurangi konsumsi daya dan meningkatkan performa sembari mempertahankan arsitektur chip yang sama.

"Mullins dan Beema dikembangkan berdasar arsitektur Kabini dan Temash, kami kemudian menurunkan rasio performa per watt-nya sehingga memberikan pengalaman lebih dengan daya yang lebih rendah," ujar AMD Senior Director of Mobility Solutions, Kevin Lensing.

Menurut Lensing, fitur dalam Beema dan Mullins telah memungkinkan AMD menghadirkan performa 50 persen lebih tinggi pada beban puncaknya. Mullins juga diklaim oleh Lensing memiliki rating termal desain power (TDP) yang separuh lebih kecil dibanding Temash.

Dikutip dari The Inquirer (29/4/2014), chip Mullins akan hadir dalam tiga varian, yaitu quad-core seri A yang terdiri atas A10 Micro-6700T, yang memiliki kecepatan clock 2,2 GHz, A4 Micro-6400T quad-core dengan kecepatan 1,6 GHz, serta varian dual-core E-series E1 Micro-6200T dengan kecepatan 1,4 GHz.

Semua APU Mullins ini memiliki rating TDP 4,5 Watt yang merefleksikan daya konsumsi rendah.

Sementara untuk chip Beema yang lebih mainstream, AMD merilisnya dalam dua varian seri A, yaitu A6-6310 dan A4-6210 yang masing-masing memiliki kecepatan clock 2,4 GHz dan 1,8 GHz.

Selain itu, Beema juga dirilis dalam varian seri E; yaitu E2-6110 dan E1-6010 dengan kecepatan masing-masing 1,5 GHz dan 1,35 GHz.

Semua chip Beema merupakan prosesor quad-core dengan rating TDP 15 Watt, kecuali untuk varian E1-6010 yang merupakan prosesor dual-core dan memiliki rating TDP 10 Watt.

Beema dan Mullins juga menggunakan arsitektur grafis AMD Graphic Core Next (GCN) yang pertama kali diluncurkan AMD sejak 2012 lalu. Arsitektur ini telah digunakan di semua lini grafis high-end hingga konsol yang digunakan dalam Xbox 360.

Kedua APU baru AMD tersebut juga ditujukan untuk mempermudah pengalaman streaming video dengan teknologi Quickstream yang ditambahkan. Teknologi itu bisa mengatur bandwidth pengguna dan memberikan prioritas aplikasi yang sedang melakukan streaming video, seperti layanan YouTube atau NetFlix.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.