Vimeo Diblokir karena Pengaduan Pengguna?

Kompas.com - 12/05/2014, 14:54 WIB
Situs TrustPositif Kementerian Komunikasi dan Informatika Kominfo.go.idSitus TrustPositif Kementerian Komunikasi dan Informatika
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com — Pemblokiran terhadap situs berbagi video Vimeo dilakukan atas perintah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Melalui akun Twitter pribadinya, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan, "Laporan dari tim Trust+ bahwa Vimeo secara eksplisit berisi konten pornografi. Tim Trust+ memberikan instruksi untuk blokir Vimeo."

Beberapa penyedia jasa internet atau internet service provider (ISP) memang melakukan pemblokiran sejak Minggu (11/5/2014), termasuk Telkom. Namun, sejumlah ISP lain belum melakukan pemblokiran hingga Senin (12/5/2014) siang, seperti Indosat, Telkomsel, XL Axiata, dan First Media.

Apa alasan tim Trust Positif menginstruksikan pemblokiran itu? Sejauh ini belum ada kabar yang pasti. Namun, ada satu cara untuk menelusurinya.

Pada laman trustpositif.kominfo.go.id tersedia fitur pencarian data. Jika kata kunci "Vimeo" dimasukkan ke fitur itu, maka hasil yang muncul adalah: pengaduan/domains.

Sebagai pembanding, jika memasukkan kata kunci "Playboy" maka yang muncul adalah: pengaduan/domains, porn/domains, dan porn/urls. Contoh lain, jika memasukkan kata kunci "Kompas", maka yang muncul adalah: porn/domains, porn/urls, dan whitelist/domains.

Dari hasil itu, bisa diduga bahwa Vimeo diadukan oleh pengguna untuk dimasukkan dalam daftar situs yang harus diblokir. Akan tetapi, tidak ada penjelasan rinci atas dasar apa pengaduan dilakukan, atau apa yang membuat situs yang diadukan itu terblokir.

Penyedia jasa internet, termasuk Telkom Speedy, tidak bisa mencabut pemblokiran selama belum ada perintah dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X