Kompas.com - 13/05/2014, 10:01 WIB
Situs web Vimeo.com dialihkan ke Internet-Positif.org KompasTeknoSitus web Vimeo.com dialihkan ke Internet-Positif.org
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan telah mengirim surat kepada pengelola Vimeo.com untuk memblokir konten pornografi di Indonesia. Namun, pihak Vimeo mengaku belum mendapatkan surat dari pemerintah Indonesia.

Hal ini terungkap dari percakapan akun Twitter Vimeo dengan warga Indonesia, @cho_ro. Akun @matriphe juga memberi tautan siaran pers pemblokiran Vimeo oleh Kemenkominfo.

Vimeo mengklaim tidak ada pejabat Indonesia yang menghubungi mereka. "@matriphe Thanks for sending! Wish we could do something, but it seems to be out of our control. No officials have contacted us about it," tulis Vimeo.

Melalui Twitter, pengelola Vimeo juga melakukan jajak pendapat terkait pemblokiran yang dilakukan Telkom dan penyedia jasa internet lainnya.

Saat ditemui KompasTekno di Depok, Senin (12/5/2014), Tifatul mengatakan, bahwa banyak konten pornografi di Vimeo. Ia juga mengatakan kebijakan konten pornografi di Vimeo bertentangan dengan UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi di Indonesia.

Vimeo melarang video pornografi atau konten yang secara eksplisit menampilkan aktivitas seksual (sexually explicit content or pornography) namun membolehkan konten pornografi berupa ketelanjangan yang bukan aktivitas seksual.

"Ini jelas melanggar UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Kalau UU kita kan memasukkan pornografi sebagai konten yang memperlihatkan ketelanjangan, memperlihatkan kelamin, dan hubungan seksual. Nah, Vimeo menilai konten macam itu wajar karena dianggap seni," tegas Tifatul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, akan tetap memblokir akses ke situs web Vimeo di Indonesia jika pengelola tidak mau memblokir konten pornografi.

Setelah Telkom memblokir akses ke Vimeo, kini beberapa penyedia jasa internet juga melakukan hal serupa, termasuk Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.