Beragam Ide dan Aplikasi Jadi Juara di Indosat IWIC 8

Kompas.com - 21/11/2014, 08:03 WIB
CEO Indosat, Alex Rusli (berbaju hijau, kiri), berpose bersama para pemenang Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 8 dalam acara pengumuman pemenang di Jakarta, Rabu (19/11/2014). Oik Yusuf/KompasTeknoCEO Indosat, Alex Rusli (berbaju hijau, kiri), berpose bersama para pemenang Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 8 dalam acara pengumuman pemenang di Jakarta, Rabu (19/11/2014).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah berjalan selama lebih dari 5 bulan, ajang kompetisi entrepreneur berbasis teknologi Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 8 telah melewati tahapan akhir. Sebanyak 23 pemenang dari 3 kategori diumumkan dalam acara puncak di Jakarta, Rabu (19/11/2014).

Ketiga kategori tersebut adalah "Ideas" atau ide teknologi dalam bentuk konsep yang bisa diterapkan, "Apps" atau aplikasi dalam bentuk jadi, serta kategori khusus bernama "Ideas for Disable" atau konsep teknologi terapan untuk membantu kaum difabel.

Kategori Ideas dan Apps terbagi lagi dalam tiga subkategori. Para juara pertama, kedua, dan ketiga dari tiap-tiap subkategori diganjar hadiah uang mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 20 juta ditambah dengan gadget.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Alex Rusli yang hadir dalam acara itu mengatakan, pihaknya berharap kompetisi IWIC yang telah memasuki tahun ke-8 penyelenggaraan bisa mendorong tumbuh kembang technopreneurship atau wirausaha berbasis teknologi di Indonesia.

"Para peserta dari awal memang kami arahkan untuk masuk program inkubasi Ideabox. Harapannya, hal ini bisa membantu mengkristalisasi gagasan-gagasan yang dimiliki oleh kaum muda sehingga kita bisa menjadi tuan di negeri sendiri," kata Alex ketika ditemui Kompas Tekno seusai acara pengumuman pemenang IWIC 8.

Alex menilai bahwa masyarakat di Indonesia sebenarnya tidak kekurangan ide untuk penerapan teknologi dalam wirausaha. Hanya saja, lanjut dia, ekosistem digital di Indonesia belum matang hingga bibit technopreneur yang disemai harus dibantu agar terus berkembang. Inisiatif inilah yang coba dilakukan pihaknya melalui kompetisi IWIC.

"Mereka harus dididik agar bisa membangun bisnis dari produk teknologinya," imbuh Alex.

Para finalis IWIC sendiri menyajikan aneka ragam konsep aplikasi dan teknologi, mulai dari game, aplikasi untuk konser musik, hingga sepatu yang bisa membantu tunanetra berjalan kaki dengan cara terhubung dengan smartphone. Secara keseluruhan, IWIC 8 mengumpulkan lebih dari 1.700 karya yang disaring menjadi 23 pemenang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X