Kompas.com - 14/03/2015, 10:27 WIB
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Personal computer (PC) atau desktop diramalkan semakin sekarat pada 2015 ini. Hal itu terindikasi dari mengecilnya perkiraan pengiriminan PC ke seluruh dunia.

Intel yang selama ini dikenal sebagai pembuat prosesor PC pun memperkirakan kinerja pada 2015 tidak akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Mereka memprediksi bahwa keuntungan yang diperoleh dari penjualan prosesor untuk PC akan sedikit turun, sementara jumlah pengapalannya akan flat.

Pada saat yang sama, para peneliti di lembaga riset International Data Corporation (IDC) pun memangkas prakiraan pengiriman PC ke seluruh dunia.

Dikutip KompasTekno dari Cnet, Jumat (13/3/2015), mereka meramalkan jumlah PC yang akan dikirimkan ke seluruh dunia turun sebesar 4,9 persen. Padahal, sebelumnya mereka meramalkan bahwa persentase penurunan itu hanya 3,3 persen saja.

PC sendiri masih mendapatkan tantangan besar, terutama dari perangkat mobile seperti smartphone dan tablet. Smartphone saat ini jadi perangkat genggam yang paling menarik perhatian konsumen.

Sedangkan tablet, pertumbuhannya melambat dan tidak lagi memotong porsi pasar PC seperti yang terjadi tahun-tahun sebelumnya. "Produsen PC mesti melakukan sesuatu yang membuat komputer mereka lebih menarik dibanding perangkat genggam," komentar analis IDC, Jay Chou.

Menjelang Windows 10

Salah satu hal terbaru yang ditunggu-tunggu kehadirannya di PC adalah sistem operasi Windows 10 buatan Microsoft. Sistem operasi tersebut rencananya akan resmi meluncur pada akhir tahun ini.

Produsen PC akan bertumpu pada perilisan sistem operasi ini yang kemungkinan akan jadi penyegar suasana. Intel pun sudah punya rencana misterius yang bertujuan memikat pengguna agar tertarik pada PC.

Soal sistem operasi, saat ini Windows XP dan 7 masih yang paling populer. Berdasarkan riset StatCounter, 11 persen pengguna Windows masih memakai versi XP. Windows 7 terhitung sudah digunakan hampir 50 persen pemakai sistem operasi buatan Microsoft itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNET

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.