Xiaomi Mi4 Pakai Windows 10 Itu Ternyata...

Kompas.com - 20/03/2015, 15:45 WIB
Smartphone Xiaomi Mi4 menjalankan Windows 10 XiaomiSmartphone Xiaomi Mi4 menjalankan Windows 10
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Xiaomi memberikan klarifikasinya ihwal penggunakan sistem operasi Windows 10 di salah satu perangkat andalannya, Mi 4. Dalam tanggapan terbaru ini, Xiaomi kembali menegaskan bahwa mereka tidak menjalin kemitraan dengan Microsoft.

Menurut Hugo Barra, Vice President Global Xiaomi, proyek ini sebenarnya merupakan program eksperimen yang dijalankan oleh Microsoft ke komunitas Mi Fans di Tiongkok.

Pernyataan tersebut dapat diartikan, Microsoft menjalankan proyek Windows 10 ke komunitas Mi Fans dengan sepengetahuan dan izin langsung dari Xiaomi. Peran vendor smartphone asal Tiongkok tersebut hanya sebatas itu saja, tanpa terlibat langsung dalam proyek.

Pun demikian, tidak semua anggota Mi Fans yang bisa mencoba OS terbaru Microsoft tersebut. Hanya anggota terpilih saja yang diberikan kesempatan untuk mendapatkannya.

Lebih lanjut, Barra membantah anggapan yang menyatakan, Mi 4 bakal diberikan opsi fitur dual-boot. Sekadar informasi, dual-boot yang dimaksud, sistem ponsel bisa menyimpan dua sistem operasi yang berbeda, meski hanya bisa menjalankan salah satu sistem saja.

Sebelumnya, dengan berjalannya proyek Windows 10 tersebut, banyak yang menduga, Mi4 akan hadir dalam pilihan sistem operasi Android dan Windows 10.

"Windows 10 ini tidak akan berjalan di atas Android atau sebagai pilihan dual-boot," tulis Barra dalam akun Google Plusnya, seperti KompasTekno kutip dari Android Authority, Jumat (20/3/2015).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sejumlah kecil pengguna Mi 4 dari Xiaomi Forum di Tiongkok, yang memilih untuk mengambil bagian dari program ini, harus secara manual melakukan re-flash perangkat Mi 4 dengan ROM Windows 10, dengan cara yang sama seperti proses re-flash ROM Android lain," lanjutnya.

Meski menolak menyatakan adanya kemitraan dengan Microsoft, Barra menyatakan bahwa Xiaomi sangat mendorong mencoba berbagai hal baru di perangkat Mi 4. Oleh karena itu, mereka tidak pernah mematikan fitur bootloader, cara yang digunakan untuk re-flash ROM tersebut.

"Itulah mengapa, Xiaomi menyambut anggota tim Microsoft untuk berinteraksi langsung dengan anggota Xiaomi Forum di Tiongkok," ujarnya.

Sebagai penutup, Barra menegaskan akan terus mengembangkan platform piranti lunak buatan Xiaomi sendiri, MIUI, yang dibuat berdasarkan ekosistem Android. Pernyataan tersebut seperti ingin menegaskan bahwa Xiaomi masih belum ingin terlalu berfokus ke sistem oprasi lain, seperti Windows 10.

Beberapa waktu lalu, Microsoft secara terang-terangan mengakui bahwa mereka sedang mencoba untuk menjalakan Windows 10 di perangkat Mi 4 yang ada di Tiongkok.

Sistem operasi tersebut dikatakan bakal disalurkan sebagai custom ROM, lengkap dengan aneka layanan Microsoft, sebagai bagian dari sebuah ujicoba yang digelar oleh raksasa software itu.

Tak lama berselang setelah pernyataan tersebut, Xiaomi langsung memberikan klarifikasinya yang menyatakan bahwa mereka tidak terlibat langsung dalam proyek tersebut. Ini merupakan klarifikasi kedua, setelah pernyataan tersebut.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.