Kompas.com - 08/09/2015, 08:15 WIB
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan roadmap e-commerce Indonesia sudah hampir selesai. Saat ini, peta pengembangan industri online Tanah Air itu tinggal menunggu selesai proses sosialisasi dengan kementerian-kementerian terkait.

"Roadmap e-commerce sudah 95 persen lebih atau malah 98 persen selesai. Tinggal finalisasi saja di rapat-rapat menteri. Kan ada sekitar delapan kementerian yang terlibat dengan proses pembuatan ini," terang Rudiantara saat ditemui usai diskusi Mencari Alternatif Solusi Terhadap Dampak Depresiasi Rupiah pada Industri Telekomunikasi, di Ruang Sebaguna Kemenkominfo, Senin (7/9/2015).
 
Dia menambahkan soal roadmap tersebut antara lain berkutat pada bagaimana menghilangkan hal-hal yang menghalangi kebijakan untuk berinvestasi di dalam negeri. Kebijakan yang lahir dari roadmap tersebut juga dibagi per kategori, yaitu untuk startup, usaha kecil menengah dan perusahaan yang sudah establish.
 
"Ada lebih dari 145 atau 146 aturan yang di-review dan akan diumumkan hasilnya bagaimana regulasi-regulasi di bidang investment karena kita butuh foreign direct investment," imbuh Chief RA, sapaan akrabnya.
 
"Nah kebijakannya tidak bisa satu untuk semua. Misalnya jika nanti ada pelonggaran daftar negatif investasi, itu akan ditujukan ke siapa? Tentu ke perusahaan yang sudah establish. Kita harapkan itu tidak ke startup atau UKM karena mereka memang harus dilindungi," ujarnya.
 
Roadmap ecommerce tersebut dibuat bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Kementerian Perindustrian serta Kementerian Perdagangan.

Kemenkominfo berlaku sebagai motor penggerak proses pembuatan roadmap tersebut sekaligus menghubungkan kementerian dan lembaga dengan para pelaku industri.
 
Sebelumnya, Chief RA memperkirakan roadmap ini selesai dibahas pada Agustus yang lalu. Namun ternyata pembahasan tahap final dengan membawanya dalam rapat menteri-menteri terkait, baru bisa dimulai saat ini.
 
"Sebelum bulan ini selesai, September kita akan selesaikan," janjinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.