Kompas.com - 16/12/2015, 12:07 WIB
|
EditorOik Yusuf


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Kalamullah Ramli menjelaskan, pendataan kartu SIM prabayar akan membawa keuntungan baik bagi pelanggan maupun operator seluler.

"Ini dalam rangka memulihkan ketertiban, biar masyarakat kembali nyaman," ujar Kalamullah saat dijumpai KompasTekno di kantor Kementerian Kominfo, Selasa (12/15/2015).

Dijelaskan Kalamullah, dengan pendataan yang terverifikasi tersebut, diharapkan pemilik nomor kartu SIM tidak menyalahgunakan nomornya untuk hal-hal yang negatif.

"Saat ini banyak SMS spam (iklan yang tidak diinginkan) yang beredar, penawaran kartu kredit, dan sebagainya lewat SMS, dengan registrasi ini semoga bisa berkurang," demikian kata Kalamullah.

Selain itu, pendataan pengguna kartu SIM juga diharapkan mempermudah aparat penegak hukum dalam melakukan tugasnya. Jika ada tindak pidana yang menggunakan kartu SIM, maka pelacakan bisa dilakukan sampai ke tingkat penjual dan pengguna.

Sementara di sisi operator telekomunikasi, dengan registrasi yang lebih terverifikasi, maka bisa diketahui jumlah pengguna layanannya secara riil.

Jumlah pelanggan riil itu menurut Kalamullah penting bagi operator terkait dengan ARPU (average revenue per user).

"Selama ini kan banyak yang semu, aktif saja tidak ada ARPU-nya, pelanggan riil inilah yang memberi ARPU kepada operator ," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Kominfo bersama dengan BRTI mulai Selasa (12/11/2015), mewajibkan registrasi bagi pembeli kartu SIM perdana pelanggan baru. Kewajiban tersebut sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 23 Tahun 2005.

Pelanggan diharuskan membawa identitas asli saat membeli kartu SIM prabayar baru. Registrasi kemudian akan dilakukan oleh pihak penjual sesuai dengan data yang tertera di identitas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.