Toshiba Rugi Rp 55 Triliun Tahun ini

Kompas.com - 21/12/2015, 13:17 WIB
Logo Toshiba ReutersLogo Toshiba
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Toshiba mengumumkan bahwa mereka akan mencatat kerugian sebesar 4 miliar dollar AS atau setara Rp 55,2 triliun pada tahun keuangan saat ini.

Kerugian tersebut terkait dengan berbagai biaya yang harus dikeluarkan akibat skandal akunting, pemecatan serta penjualan unit bisnis. Selain itu, saham dari raksasa industri komputer Jepang ini juga turun hingga 9,5 persen.

Selama ini, Toshiba dikenal mengerjakan berbagai lini industri, mulai dari perlengkapan pembangkit listrik tenagat nuklir hingga laptop, bahkan mereka juga membuat memori flash dan perlengkapan rumah tangga.

Ada kemungkinan mereka akan merampingkan lini bisnis tersebut agar bisa kembali memulihkan keuntungannya. Rencana perampingan ini dipilih setelah perusahaan sempat terkecoh dengan pernyataan keuangan palsu dari investornya.

Diketahui bahwa pernyataan palsu tersebut ternyata berujuan untuk menutupi turunnya kinerja operasional lini bisnis PC, yaitu salah satu lini utama mereka dalam merek konsumer.

"Seandainya mereka mencatat kerugian besar, tampaknya itu bukan akhir berita buruk yang akan mereka dapat," komentar seorang analis dari Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities, Takeo Miyamoto, sebagaimana dilansir KompasTekno dari Bloomberg, Senin (21/12/2015).

Menurut Miyamoto, masih ada kemungkinan kondisi Toshiba memburuk. Antara lain dengan kerugian yang membesar dan makin jeleknya situasi bisnis memori flash seiring turunnya permintaan smartphone.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Toshiba sendiri masih menghadapi tuntutan hukum dari para pemegang saham, sementara itu perusahaan berjanji mencegah terulangnya skandal akuntasi yang merugikan mereka. Salah satu caranya adalah dengan memasukkan bebera direktur dari luat dan memotong gaji eksekutif mereka.

Sebelumnya, Toshiba juga telah menjual unit bisnis sensor kamera ke Sony. Saham yang ada di perusahaan pembuat eskalator Kone Oyj serta produsen peralatan medis Topcon Corp juga telah dijual.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Bloomberg

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.