OLX Mulai Tarik Bayaran dari Iklan dan "Sundulan"

Kompas.com - 22/01/2016, 11:12 WIB
Halaman utama situs iklan baris OLX screenshotHalaman utama situs iklan baris OLX
|
EditorOik Yusuf
JAKARTA, KOMPAS.com - OLX, gabungan dari situs iklan baris Tokobagus dan Berniaga, kini sudah mulai mencari pemasukan uang dari para pemasang iklan.

Sudah sekitar 10 tahun (sejak masih Tokobagus), situs tersebut menggratiskan layanannya. Baru pada November 2015 lalu hingga sekarang, mereka mulai menerapkan layanan iklan dengan tarif tertentu.

Tapi dengan catatan, hanya iklan properti saja yang bakal dipungut bayaran. Sedangkan iklan lain, misalnya gadget dan otomotif, masih bisa ditampilkan gratis.

"Ini khusus untuk properti saja, tapi tak di semua iklan. Jadi di properti bisa iklan gratis 10 kali, lalu di iklan ke 11 pengiklan mesti bayar. Kita bebankan biaya Rp 50 ribu, begitu juga iklan ke 12 dan seterusnya," terang PR dan Marketing Communication Manager OLX Indonesia, Hermanto saat bincang bersama KompasTekno, Kamis (22/1/2016).

Sundulan berbayar

Hermanto menambahkan, strategi monetisasi lainnya adalah dengan mematok tarif sebesar Rp 5.000 untuk pengiklan yang ingin iklannya berada di baris teratas atau sistem "sundul".

Penempatan iklan baris di OLX memang bergantung pada banyak atau tidaknya iklan yang masuk di satu hari. Tanpa disundul, satu iklan bisa terlihat selama kurang lebih 30 menit dengan masa kadaluarsa 21 hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Hermanto, model monetisasi tersebut sudah menghasilkan pendapatan meski belum signifikan. Selanjutnya OLX masih akan menggodok model lainnya.

OLX sendiri beroperasi di sejumlah negara selain Indonesia, dan sebagian sudah mulai melakukan monetisasi layanannya. Contohnya adalah OLX Uni Emirat Arab.

Seperti dikatakan Hermanto, di Negeri Padang Pasir itu segmen properti menjadi sumber pemasukan signifikan bagi OLX.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X