Palapa Ring Paket Timur Tunggu Jalan Trans Papua

Kompas.com - 26/01/2016, 11:59 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berbicara dalam acara GDP ICON 2016, di Jakarta, Selasa (26/1/2016). Yoga Hastyadi/Kompas.comMenteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berbicara dalam acara GDP ICON 2016, di Jakarta, Selasa (26/1/2016).
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) baru saja mengumumkan dua pemenang tender Palapa Ring paket Barat dan Tengah. Sementara itu, paket Timur ditunda hingga pengerjaan jalur trans Papua dimulai.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengonfirmasi penundaan tersebut saat menghadiri acara GDP ICON 2016, di Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Menurutnya, penundaan karena proses pengerjaan kabel fiber optik (FO) menuju ke daratan di tengah Papua akan sangat sulit. Apalagi mempertimbangkan kondisi geografis dan minimnya jalur transportasi.

"Paket Timur kami tunda karena masalah engineering. Saat ini, kalau narik kabel sampai pantai saja bisa, tapi menuju inland ke sekitar 20 kabupaten tidak bisa pakai itu," terang menteri yang akrab disapa Chief RA itu.

"Karena itu Pak Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membangun jalur transportasi yang menghubungkan Papua. Begitu mereka mulai, kami akan minta juga menyiapkan ducting untuk meletakkan kabel FO (fiber optic). Insya Allah 2018 mulai bangun di sana," pungkasnya.

Pemerintah memang memiliki rencana untuk membangun dan memperbaiki jalan Trans Papua. Targetnya proyek jalan nasional itu akan selesai pada 2018 mendatang.

Jalan Trans-Papua dirancang sepanjang 4.325 kilometer, yang dibagi menjadi jalan nasional sepanjang 2.685 kilometer dan non-nasional 1.379 kilometer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Segmen tol yang diharapkan selesai dalam waktu dekat adalah Manokwari-Kambuaya-Sorong dengan total panjang 596 kilometer.

Sementara itu ada segmen Wageta-Timika yang dijadwalkan selesai pada 2016. kemudian pada 2017, segmen yang ditargetkan selesai adalah jalur yang mengoneksikan Waropko-Oksibil sepanjang 136 kilometer, Dekai-Oksibil 225 kilometer, dan Wamena-Habema-Kenyam-Mamugu 295 kilometer. Masing-masing konstruksinya sudah mencapai 70 kilometer, 197 kilometer, dan 258 kilometer.

"Signing (tender Palapa Ring) Timur akan mulai kuartal ketiga tahun ini, tapi tetap semua mesti terhubung pada 2018," tutup Chief RA.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X