Kompas.com - 21/04/2016, 15:33 WIB
Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata saat berbicara dalam konferensi Echelon Indonesia 2016 di Jakarta, Selasa (5/4/2016). Oik Yusuf/Kompas.comManaging Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata saat berbicara dalam konferensi Echelon Indonesia 2016 di Jakarta, Selasa (5/4/2016).
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kamadibrata menanggapi perilisan Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan No 32 tahun 2016 yang mengatur transportasi berbasis aplikasi.

Dia mengakui bahwa sebagian isi peraturan tersebut akan meresahkan para pengemudi. Karena itu pemerintah sebaiknya mau mendengar kekhawatiran tersebut dan bekerja sama mencari solusi.

"Sebagian dari isi peraturan terbaru ini akan jadi kekhawatiran bagi mitra pengemudi kami, bahkan dapat memengaruhi model bisnis di industri kami," ujar Ridzki dalam keterangan resmi kepada KompasTekno, Kamis (21/4/2016).

"Kami berharap pemerintah juga mendengar aspirasi para pengemudi dan mencari solusi bersama," imbuhnya.

Menurut Ridzki, Grab masih mempelajari soal detil-detil dalam Permen 32 tahun 2016 tersebut. Saat ini mereka sedang memastikan para mitra koperasi memenuhi arahan pemerintah dengan merujuk pada peraturan sebelumnya.

"Kami akan selalu berusaha untuk memenuhi segala ketentuan dan aturan lokal yang berlaku, terutama terkait keamanan dan pajak," terangnya.

Sebelumnya, dalam Permen No 32 tahun 2016 disebutkan bahwa perusahaan angkutan sewa berbasis aplikasi mesti mematuhi sejumlah syarat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satunya adalah Pasal 18 ayat 3 huruf c yang menyebutkan bahwa armada angkutan online harus memiliki surat tanda nomor kendaraan (STNK) atas nama perusahaan.

Sementara itu rata-rata transportasi online, seperti Grab dan Uber, memakai kendaraan milik pribadi. Kendaraan tersebut didaftarkan dalam sebuah koperasi yang merupakan badan usaha Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.