Android Infinix Sudah Penuhi TKDN 20 Persen

Kompas.com - 25/05/2016, 06:42 WIB
Android Infinix Hot 3 Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comAndroid Infinix Hot 3
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Infinix Mobility Benjamin Jiang memastikan bahwa perusahaan sudah mematuhi aturan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) ponsel 4G LTE di Indonesia. Untuk memenuhi aturan tersebut, mereka bekerja sama dengan PT Haier Electronical Appliances Indonesia (Haier).

Dengan demikian, beberapa proses manufaktur akan dilakukan secara lokal di pabrik perakitan milik Haier. Antara lain berupa perakitan kemasan, casing depan dan belakang ponsel, serta aksesoris ponsel.

“Sejak Januari lalu kami sudah kerja sama dengan Haier, sekarang kandungan lokalnya sudah 20 persen. Kami sedang siapkan juga untuk produk baru nanti,” ujar pria yang akrab disapa Ben itu saat bincang bersama sejumlah media di Jakarta, Selasa (24/5/2016).

“Sepanjang 2016 ini rencananya kami akan merilis enam ponsel baru. Salah satunya Hot S pada Juli nanti. Semuanya akan dirakit lokal,” imbuhnya.

Selain melakukan manufaktur lokal di Indonesia, Infinix juga punya rencana untuk membangun fasilitas perakitan lokal di India. Kedua negara ini memang sama-sama menuntut TKDN.

Bangun pabrik belum jadi pilihan

Ben berharap bisa melakukan lebih dari sekadar manufaktur, misalnya dengan membangun pabrik. Sayangnya, menurutnya, saat ini mereka masih terkendala dengan ketersediaan teknologi dan tenaga ahli di negara tujuan.

“Baik India maupun Indonesia sebenarnya sama saja untuk ukuran negara berkembang. Kami merakit lokal, tapi memang mau tidak mau masih mesti mendatangkan kompnonen tertentu dari China. Apalagi memang ada komponen buatan kami sendiri yang tidak mungkin dibeli dari luar,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Maret lalu Infinix juga sempat merilis Zero 3 dan Hot 3. Kedua ponsel tersebut sebenarnya punya kemampuan 4G LTE, tapi dijual dalam kapasitas 3G karena saat itu proses kerja sama perakitan masih belum berjalan.

Kini, setelah kerja sama dengan Haier mulai beroperasi, maka seluruh produk lama itu dirakit lokal. Sedangkan ponsel yang sudah lebih dulu dijual akan di-upgrade menjadi 4G LTE menggunakan pembaruan software.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X