Supir Uber Dipecat Lantaran Hina Penumpang Lesbian

Kompas.com - 07/06/2016, 09:46 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Supir Uber dipecat lantaran mendiskriminasi dan menyinggung perasaan penumpangnya. Ucapan sang supir direkam, diunggah ke Soundcloud, dan disebar melalui Twitter.

Cerita berawal ketika Lucy Thomas, seorang lesbian yang juga CEO organisasi anti-penganiayaan Project Rockit memesan Uber di Melbourne, Australia. Kala itu ia bersama pacarnya.

Perjalanan berlangsung lancar sampai sang supir menceritakan kebenciannya pada olahraga sepak bola. Ia merasa para pesepak bola tak ubahnya segerombol homoseksual yang saling bersentuhan badan ketika beraksi di lapangan.

Lucy dan sang pacar yang merasa tak nyaman kemudian bersikap konfrontatif. Mereka mendebat pernyataan sang supir.

Bukannya minta maaf, sang supir malah semakin keras berkomentar, sebagaimana pengakuan Thomas yang dilaporkan Mashable dan dihimpun KompasTekno, Selasa (7/6/2016).

"Kenapa kalian khawatir? Kalian gay?" sang supir bertanya.

Lucy pun semakin geram. Ia merespons pertanyaan sang supir dan mulai merekam perdebatan mereka. Sang supir lalu naik pitam.

"Apa? Kalian mau mengeluh dan memberikan saya rating satu?" si supir menantang.

Ia lalu meminta Lucy dan pacarnya keluar dari mobil. Ia mengatakan tak ingin ada pasangan homoseksual yang menumpang di kendaraannya."Homo!" ujarnya dengan nada diskriminatif.

Thomas melaporkan sang supir ke Uber Australia. Alhasil, layanan ride sharing tersebut mengambil tindakan tegas dengan memutuskan kemitraan dengan sang supir.

"Uber tak menoleransi diskriminasi dalam bentuk apapun. Kami sudah mengontak si supir dan memberhantikan dia," kata juru bicara Uber.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Mashable



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.