Beli iPhone 7 Pakai "Boarding Pass", Dua Orang Ditangkap

Kompas.com - 22/09/2016, 13:07 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Dua orang yang tidak disebut identitasnya ditahan oleh pihak kepolisian di bandara Changi, Singapura. Mereka disebut menyalahgunakan boarding pass untuk tujuan lain, yakni membeli gadget terbaru Apple iPhone 7 di area transit bandara.

"Dari penyelidikan, terungkap kedua tersangka masuk ke area transit bandara untuk membeli iPhone 7, dan tidak berniat meninggalkan Singapura," tulis Singapore Police Force (SPF), sebagaimana KompasTekno kutip dari akun Facebook milik SPF.

Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (16/9/2016) lalu di bandara Changi, Singapura, bertepatan dengan hari pertama penjualan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di berbagai negara. Untuk diketahui, barang-barang yang dijual di area transit bandara pada umumnya tidak dikenakan pajak (duty free).

Lebih lanjut, pihak SPF mempublikasikan imbauan agar warga Singapura tidak menyalahgunakan boarding pass untuk tujuan lain, seperti membeli iPhone 7.

Keduanya didakwa melakukan tindakan penyalahgunaan dokumen boarding pass. Hingga kini masih menjalani pemeriksaan.

Menurut SPF, sejak Januari 2016 lalu, mereka mendapati 15 orang yang melakukan pelanggaran masuk ke area yang dilindungi oleh undang-undang. Salah satunya adalah transit area di bandara.

Area transit Changi Airport adalah wilayah yang dilindungi oleh kepolisian. Pihak kepolisian mengimbau siapa saja yang masuk ke sana dengan boarding pass, bertujuan untuk bepergian ke tujuan berikutnya.

Mereka yang menyalahgunakan boarding pass untuk bisa masuk ke area transit demi tujuan lain dianggap melanggar Undang-undang Protected Places.

Hukuman untuk penyalahgunaan dokumen seperti itu menurut SPF adalah denda 1.000 dollar Singapura atau penjara selama 2 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.