Kartu Grafis GeForce Terbaru Sulap PC Tua Jadi PC Gaming

Kompas.com - 19/10/2016, 15:42 WIB
Nvidia mengklaim penambahan kartu grafis GeForce GTX 1050 bisa membuahkan peningkatan kinerja gaming yang jauh lebih tinggi ketimbang upgrade CPU. Oik Yusuf/ KOMPAS.comNvidia mengklaim penambahan kartu grafis GeForce GTX 1050 bisa membuahkan peningkatan kinerja gaming yang jauh lebih tinggi ketimbang upgrade CPU.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Game komputer masa kini membutuhkan kemampuan olah grafis yang mumpuni supaya bisa berjalan lancar. Karena itu, sulit untuk mengandalkan GPU yang terintegrasi di dalam prosesor saja.

Hal tersebut digarisbawahi oleh Technical Marketing Manager Nvidia, John Gillooly, ketika berkunjung ke Jakarta untuk memperkenalkan seri kartu grafis baru perusahaannya, GeForce GTX 1050 dan GTX 1050 Ti.

“Sebagai contoh, PC tua berbasis Core i5 Haswell (generasi ke-4) keluaran 3 tahun lalu hanya bisa menjalankan game dengan frame rate rata-rata 7 FPS,” ujar Gillooly.

Memperbarui prosesor ke prosesor Core i5 generasi terbaru (Skylake) yang memiliki GPU terintegrasi lebih bertenaga memang bisa memompa frame rate.

Namun itu pun masih belum cukup membuahkan gameplay yang mulus karena frame rate rata-rata masih mentok di kisaran 9 FPS. Dengan kata lain, game  modern masih berjalan terpatah-patah.

“Sebaliknya, kalau Anda memasangkan Core i5 Haswell dengan GeForce GTX 1050, maka angka frame rate rata-rata akan naik jauh menjadi 60 FPS,” klaim Gillooly.

Kartu grafis seri GeForce GTX 1050 digadang-gadang jadi andalan Nvidia di segmen bawah, setelah GeForce GTX 1080 di papan atas dan GeForce GTX 1070 di kelas menengah.

Dua model kartu grafis baru ini disebut memiliki kinerja hingga tiga kali lebih tinggi dibandingkan seri produk GeForce GTX 650 yang sejaman dengan Core i5 Haswell.

Nvidia berencana merilis GeForce GTX 1050 dan GTX 1050 Ti pada 25 Oktober mendatang. Banderol harganya dipatok sebesar 109 dollar AS untuk GTX 1050 dan 139 dollar AS untuk GTX 1050 Ti.

Incar “upgrader” komputer

Director of Techical Marketing Nvidia Asia Pacific, Jeff Yen, menjelaskan bahwa pihaknya memang sengaja mengincar mereka yang sedang mencari-cari kartu grafis untuk memainkan game terbaru.

Sebagian pemilik komputer, menurut dia, memiliki kebiasaan melakukan upgrade tiap tiga tahun sekali, saat hardware sudah tak mampu menangani aneka game terbaru dan lompatan kinerja antar-generasi komponen sudah sangat terasa.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Proses upgrade dengan menambah kartu grafis GeForce GTX 1050 diklaim sangat mudah dan bisa dilakukan dengan tiga langkah sederhana.

“Karena itu, kami menyediakan pilihan baru di entry level. Kartu grafis ini bakal menarik untuk banyak orang,” ujar Yen ketika ditemui usai acara.

Baca: Nvidia RIlis GeForce GTX 1050 dan GTX 1050 Ti

Soal kinerja game yang bisa terdongkrak dengan memasang GeForce GTX 1050, Yen menjelaskan bahwa hal tersebut bisa terjadi karena performa game masa kini lebih tergantung pada kinerja GPU, bukan CPU (GPU bound).

Walhasil, penambahan kartu grafis baru pun bisa menghasilkan peningkatan kinerja yang jauh lebih terasa, ketimbang melakukan upgrade CPU.

“Selain itu, menambah kartu grafis seperti GTX 1050 ini lebih ekonomis ketimbang mengganti basis CPU,” imbuh Yen.

Proses upgrade dengan memasang kartu grafis baru pun lebih mudah, ujar dia. Cukup dengan mencari slot PCI-Express x16 yang menganggur di motherboard dan menancapkan kartu grafis.

Untuk GeForce GTX 1050, pengguna tak perlu memasang kabel daya tambahan (PCI-e 6-pin) karena seri kartu grafis ini beroperasi dengan daya maksimal 75 watt.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X