Kompas.com - 28/11/2016, 12:32 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com — Trump Tower, gedung pencakar langit milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump, jadi korban kejahilan pengguna Google Maps. Nama gedung tersebut sempat diubah menjadi Dump Tower.

Keisengan yang dimaksud terjadi pada Sabtu (26/11/2016) waktu setempat. Saat itu, pengguna yang ingin mencari tahu lokasi Trump Tower di New York justru diarahkan ke titik koordinat bernama Dump Tower atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai menara pembuangan sampah.

Namun, Dump Tower hanya bertahan sesaat. Saat menyadari masalah ini, tim Google langsung bertindak cepat memperbaiki kesalahan eja tersebut.

Juru bicara Google pun langsung menyatakan permohonan maaf melalui stasiun televisi lokal New York, PIX11.

“Kami mohon maaf atas kemunculan sebuah nama yang kurang sopan di Google Maps. Tim kami langsung bertindak dan menyelesaikan masalah tersebut,” ujar sang juru bicara.

Segera setelah tim Google berhasil menyelesaikan masalah tersebut, sempat muncul keisengan serupa. Kali ini, pelaku mengubah nama Trump International Hotel & Tower di Columbus Circle, New York, menjadi Dump International Hotel & Tower.

Digital Trends Trum International Hotel & Tower pun sempat diubah menjadi Dump International Hotel & Tower
Perubahan nama yang kedua ini terjadi pada Sabtu (26/11/2016) malam dan sudah kembali normal pada Minggu (27/11/2016) pagi.

Hingga saat ini, tidak diketahui cara pelaku melakukan tindakan iseng tersebut. Namun, mengingat perubahan nama gedung milik Trump itu benar-benar terjadi, berarti memang ada cara untuk melakukannya.

Sebelumnya, Google Maps memiliki fitur bernama Map Maker. Melalui fitur ini, siapa pun bisa memasukkan nama untuk gedung, lokasi, atau jalanan di dalam layanan pemetaan Google.

Namun sejak awal 2016, Google sudah memutuskan untuk menon-aktifkan Map Maker. Perusahaan menggantinya dengan fitur Local Guides, yang merekrut pengguna tepercaya untuk membantu memberikan konfirmasi, saran, dan perubahan data mengenai berbagai lokasi di Google Maps.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.