Kompas.com - 30/11/2016, 15:11 WIB
Ilustrasi Oik Yusuf/Kompas.comIlustrasi
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Samsung Electronics belum memutuskan masa depannya, terkait apakah akan membagi dua perusahaan atau tidak. Pabrikan Korea Selatan itu masih mempertimbangkan baik-buruknya dari segi struktur maupun dampak bisnis.

Samsung minta diberi waktu sekitar enam bulan untuk menentukan sikap, sebagaimana dilaporkan AndroidAuthority dan dihimpun KompasTekno, Rabu (30/11/2016).

Dalam proses pertimbangannya, Samsung telah menyewa konsultan eksternal untuk membantu merumuskan segala kemungkinan jika perusahaan dibagi dua.

Baca: Samsung Bakal Dipecah Jadi 2 Perusahaan?

Sebagai kompensasi bagi para investor, Samsung berjanji akan meningkatkan dividen sebesar 30 persen pada tahun ini, dibandingkan dengan 2015 lalu. Selain itu, Samsung sesumbar akan meningkatkan kas operasionalnya sebesar 50 persen pada 2017.

Diketahui, Samsung menggelar conference call dengan para investor pada Selasa (29/11/2016) pagi kemarin. Tadinya, conference call itu diduga untuk mengumumkan perusahaan dibagi dua. Ternyata Samsung hanya ingin menenangkan jejeran investornya, sekaligus meminta waktu lebih lama untuk mempertimbangkan segala hal.

Gara-gara Galaxy Note 7

Usulan perusahaan dibagi dua sebenarnya sudah diajukan sejak Oktober lalu oleh Elliott Associate, yakni investor yang memegang 0,6 persen saham Samsung. Usulan itu menyusul kondisi bisnis Samsung yang sedang tak stabil akibat insiden Galaxy Note 7 dan isu politik di Korea Selatan.

Laporan kuartal ketiga Samsung menunjukkan profit operasional perusahaan hanya sebesar 4,5 miliar dollar AS atau setara Rp 60,9 triliun.

Angka itu turun 30 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu dan merupakan performa bisnis terburuk Samsung selama dua tahun terakhir.

Menurut Elliott Associate, jika Samsung dibagi dua menjadi perusahaan induk dan operasional, investor bisa menerima dividen sebesar 27 miliar dollar AS atau setara Rp 365 triliun. 

Baca: Walau Ada Recall Gadget Samsung, Konsumen Tetap Loyal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Socialspy WhatsApp yang Disebut Alat untuk Menyadap? Apakah Aman Digunakan?

Apa Itu Socialspy WhatsApp yang Disebut Alat untuk Menyadap? Apakah Aman Digunakan?

Software
Apa Itu Starlink? Layanan Internet Satelit yang Dijanjikan Hadir di Indonesia Mulai 2023

Apa Itu Starlink? Layanan Internet Satelit yang Dijanjikan Hadir di Indonesia Mulai 2023

Internet
Game 'Fall Guys: Ultimate Knockout' Kini Digratiskan

Game "Fall Guys: Ultimate Knockout" Kini Digratiskan

Software
Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Software
Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

e-Business
Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Software
Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.