2017, Canon Ingin Jual 35.000 Kamera “Mirrorless” di Indonesia

Kompas.com - 04/12/2016, 17:05 WIB
Dari depan, EOS M5 tampak mirip denga kamera DSLR karena memiliki punuk berisi electronic viewfinder sekaligus flash, berikut handgrip yang menonjol. EOS M3 dan M10 sebelumnya menganut faktor bentuk rangefinder-stye berupa kotak persegi yang rata di bagian atas. Bodi EOS M5 terbuat dari logam magnesium alloy sehinga terasa solid dan kokoh dalam genggalan. Oik Yusuf/ KOMPAS.comDari depan, EOS M5 tampak mirip denga kamera DSLR karena memiliki punuk berisi electronic viewfinder sekaligus flash, berikut handgrip yang menonjol. EOS M3 dan M10 sebelumnya menganut faktor bentuk rangefinder-stye berupa kotak persegi yang rata di bagian atas. Bodi EOS M5 terbuat dari logam magnesium alloy sehinga terasa solid dan kokoh dalam genggalan.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Lama dikenal sebagai penguasa di pasar kamera DSLR, Canon kini mulai serius memasuki segmen kamera mirrorless. Pabrikan asal Jepang ini belakangan rajin merilis model-model kamera mirrorless baru, berikut lensa-lensa pendamping dari seri EF-M.

PT Datascrip selaku distributor produk-produk Canon di Indonesia pun optimis bisa mendongkrak penjualan kamera mirrorless.

“Tahun depan, kami targetkan menjual kamera mirrorless sebanyak 35.000 unit,” ujar Manager Canon Image Communication Division PT Datascrip, Sintra Wong, ketika ditemui usai acara peluncuran kamera mirrorless Canon EOS M5 di Gili Trawangan, Lombok, Kamis (1/12/2016).

Angka tersebut lebih besar dibandingkan dengan target tahun ini (2016), yang sempat diungkapkan sebesar 10.000 unit, beberapa bulan lalu.

Baca: Kamera Menengah Canon Mulai Tergeser Mirrorless Fuji

Sintra memperkirakan pasaran kamera mirrorless di Indonesia tahun depan bakal mencapai kisaran 100.000 unit. Dengan kata lain, Datascrip berniat mencaplok lebih dari sepertiga market size tersebut.

Oik Yusuf/KOMPAS.com Sintra Wong, Manager Canon Image Communication Division PT Datascrip dengan kamera EOS M5.
Pasaran kamera mirrorless di Indonesia sekarang dikuasai oleh dua pemain besar, yakni Fujifilm dan Sony. Namun, Datascrip tetap optimis karena mirrorless Canon mengincar segmen berbeda.

“(Kamera mirrorles) Canon EOS M3 dan M10 yang banyak beredar menyasar pengguna awam. Di segmen ini tidak banyak pesaing, karena itu kami menguasai cukup besar,” lanjut Sintra.

EOS M3 dan M5 yang mengincar segmen entry-level memang dihargai relatif terjangkau, masing-masing dengan banderol Rp 6,8 juta dan Rp 5,2 juta, termasuk lensa kit EF-M 15-45 mm F3.5-6.3,

Di luar segmen entry-level, lewat EOS M5, Canon berupaya melebarkan jangkauannya dengan membidik segmen mirrorless kelas menengah. Kamera berbanderol Rp 14,2 juta (body-only) yang ditujukan bagi fotografer berpengalaman tersebut rencananya bakal dijual di Indonesia pada akhir Desember 2016.

Sintra mengklaim EOS M5 sejauh ini berhasil menuai sambutan positif dari para penyuka fotografi di Tanah Air.

“Minggu depan sebenarnya kami sudah mulai kirim ‘batch’ EOS M5 pertama, tapi itu sudah habis untuk memenuhi inden dari konsumen yang sudah banyak di toko-toko. Ketersediaanya mungkin baru akan meluas menjelang akhir tahun,” tandasnya.

Baca: Masuk Belakangan di Segmen Mirrorless, Canon Tetap Pede

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.