Kompas.com - 04/01/2017, 11:05 WIB
CEO Facebook Mark Zuckerberg saat berpidato di Tsinghua University, Beijing FacebookCEO Facebook Mark Zuckerberg saat berpidato di Tsinghua University, Beijing
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - CEO Facebook, Mark Zuckerberg, berhasil memenuhi semua resolusinya sepanjang 2016. Ia telah berlari sejauh 365 mil, belajar Bahasa Mandarin, membaca 25 buku, dan terakhir membangun artificial intelligent (AI) personal untuk rumahnya.

Lantas, apa target Zuckerberg untuk 2017 ini? Lulusan Harvard University itu ternyata tak membuat daftar resolusi yang panjang seperti tahun lalu.

Ia cuma ingin mengobrol dengan orang-orang di setiap negara bagian di Amerika Serikat. Artinya, ia setidaknya akan melakukan kunjungan ke 50 tempat selama setahun.

"Saya berharap bisa membaur dan mengobrol dengan lebih banyak orang tentang bagaimana mereka hidup, bekerja, dan berpikir tentang masa depan," kata Zuckerberg di akun Facebook personalnya, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (4/1/2017).

Baca: Facebook Sebut Mark Zuckerberg Sudah Meninggal


Ia ingin mendengar suara dari orang-orang dengan latar belakang berbeda-beda. Ini berhubungan dengan hasratnya selama ini di bidang komunikasi dan teknologi.

Zuckerberg menggarisbawahi bahwa inovasi teknologi komunikasi bukan cuma soal kemudahan akses, namun efektivitas dan dampaknya bagi masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selama berdekade, teknologi dan globalisasi telah membuat kita lebih produktif dan terkoneksi. Ada banyak manfaatnya, tapi mendatangkan tantangan bagi sebagian orang," ia menuturkan.

Salah satu yang dimaksud Zuckerberg adalah tenaga kerja. Menurut laporan White House, teknologi pintar seperti robot, AI, dan self-driving car, akan meningkatkan produktivitas. Tapi, di saat bersamaan, inovasi tersebut akan memberantas lapangan kerja, utamanya di level keterampilan rendah alias low-skilled.

Zuckerberg percaya dampak negatif tersebut bisa dipangkas. Maka dari itu, ia merasa perlu mendengar cita-cita, opini, dan harapan dari lebih banyak orang.

"Kita harus cari untuk mengubah aturan main (inovasi teknologi) sehingga dampaknya positif untuk semua orang," ia menjelaskan. Penjelasan selengkapnya tentang resolusi 2017 Zuckerberg bisa ditilik di sini.

Baca: Facebook Disebut Jadi Sarana Sebar Hoax, Ini Janji Zuckerberg

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Facebook
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.