Kompas.com - 12/01/2017, 15:16 WIB
Pengguna bisa melihat konten Stories yang sudah diunggah dan menyimpannya di ponsel, atau meneruskannya ke timeline utama Instagram. Pengiriman pesan untuk konten Stories dilakukan melalui inbox Instagram Oik Yusuf/ KOMPAS.comPengguna bisa melihat konten Stories yang sudah diunggah dan menyimpannya di ponsel, atau meneruskannya ke timeline utama Instagram. Pengiriman pesan untuk konten Stories dilakukan melalui inbox Instagram
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Dalam beberapa minggu ke depan, Instagram Stories bakal disisipi iklan berdurasi 15 detik. Kebijakan ini diumumkan Instagram menyusul tingginya pertumbuhan pengguna untuk fitur yang mirip Snapchat tersebut.

"Selama lima bulan beroperasi, Stories tumbuh pesat. Saat ini lebih dari 150 juta pengguna Instagram aktif di Stories," begitu tertera pada blog resmi Instagram, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (12/1/2017).

Jangan heran jika tiba-tiba Anda dijejali konten video dari brand ketika sedang asyik melihat Stories teman. Instagram berjanji iklan yang disodorkan akan relevan dengan ketertarikan pengguna, sebab disesuaikan dengan kebiasaan pengguna menjajal layanan tersebut selama ini.

Sebagai awal, iklan di Instagram Stories masih terbatas untuk beberapa brand kawakan seperti Nike, Netflix, Airbnb, dan Maybelline New York. Ke depannya pengiklan bisa datang dari mana saja sesuai ketentuan kerja sama dengan Instagram.

Baca: Iklan di Media Sosial Bakal Lampaui Koran, Kapan?

"Storytelling via Instagram Stories mampu meningkatkan ikatan antara brand dengan masyarakat. Kami ingin mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari petulangan kami," kata Global Head of Social Marketing and Content Airbnb, Eric Toda.

Seiring perkembangannya, Instagram tak semata menjadi platform berbagi foto atau video, melainkan juga wadah berbisnis. Penggunanya tak terbatas pada individu, tapi juga institusi, event, dan bisnis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hubungan antara pengguna biasa dan bisnis pun diklaim makin erat di Instagram. Saat ini, 70 persen dari total pengguna Instagram mengikuti akun bisnis untuk mengetahui informasi terbaru soal berbagai produk dan jasa.

Baca: Ingkar Janji WhatsApp soal Iklan dan Facebook

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.