Kompas.com - 20/01/2017, 07:38 WIB
Kamera Fujifilm X100F saat dipamerkan di ajang Fujikina di Kyoto, Jepang, Kamis (19/1/2017). Oik Yusuf/KOMPAS.comKamera Fujifilm X100F saat dipamerkan di ajang Fujikina di Kyoto, Jepang, Kamis (19/1/2017).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KYOTO, KOMPAS.com - Selain kamera mirrorles medium format GFX 50S, dalam press conference Fujikina 2017 di Kyoto, Kamis (19/1/2016) Fujifilm turut memperkenalkan kamera saku terbaru X100F. Produk ini merupakan generasi keempat dari lini premium compact kamera tersebut.

X100F mempertahankan lensa 23 mm F2.0 yang menjadi ciri khas kamera seri X100. Namun, jeroannya di-upgrade dengan menanam sensor APS-C Xtrans III 24 megapiksel dan prosesor gambar X Processor Pro yang sama dengan milik dua flagship Fujifilm, X-T2 dan XPro2.

Fitur dan kinerjanya pun meningkat karena memiliki "mesin" serupa X-T2. X100F, misalnya, kini menyediakan simulasi film hitam putih Acros dan mampu melakukan "continuous autofocus" saat merekam video. Adapun video yang direkam mampu mencapai resolusi full-HD (1.920 x 1.080 piksel).

Baca: Resmi, Mirrorless Sensor Besar Fujifilm GFX 50S Dijual Rp 87 Juta

Dari segi fisik, X100F menyatukan ISO dial dengan shutter speed dial seperti pada X-Pro2. Tombol-tombol kendali di bagian belakang ikut dipindah seluruhnya ke sisi kanan.

"Tombol-tombol dipindah agar X100F mudah digunakan dengan satu tangan (kanan)," ujar Toshihisa Iida, General Manager Sales and Marketing Group Fujifilm, saat berbicara dalam konferensi pers pengenalan produk di Fujikina 2017.

Iida menambahkan, keputusan merombak tombol tersebut didasarkan pada masukan para pengguna kamera seri X100 yang menghendaki kemudahan one-handed operation. "Meski begitu, di sisi kanan tetap terdapat ruang yang cukup sebagai pijakan jari," imbuhnya.

X100F turut dilengkapi joystick untuk memilih titik AF yang aktif, termasuk saat pengguna menggunakan viewfinder. Ada juga tambahan front dial di bagian depan.

Rencananya, X100F sudah akan tersedia di pasaran pada Februari 2017 mendatang. Banderol harganya dipatok sebesar 1.299 dollar AS atau sekitar Rp 17,4 juta.

Baca: Fujifilm, Dulu dan Sekarang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.