iPhone Berikutnya Punya Fitur Baru yang "Merepotkan" Apple

Kompas.com - 13/02/2017, 08:56 WIB
iPhone 7 Plus varian warna gold 128 GB yang ditunjukkan ke KompasTekno oleh salah satu pedagang di pusat perbelanjaan ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (21/9/2016). iPhone 7 dan iPhone 7 Plus yang beredar di sini merupakan barang non-resmi. Oik Yusuf/ KOMPAS.comiPhone 7 Plus varian warna gold 128 GB yang ditunjukkan ke KompasTekno oleh salah satu pedagang di pusat perbelanjaan ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (21/9/2016). iPhone 7 dan iPhone 7 Plus yang beredar di sini merupakan barang non-resmi.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Apple digadang-gadang bakal merilis tiga model iPhone pada tahun ini. Ketiganya bakal memiliki kemampuan pengecasan tanpa kabel alias wireless charging.

Fitur baru yang belum pernah ada di iPhone sebelumnya ini ternyata cukup merepotkan Apple. Setidaknya begitu menurut analis kawakan dari KGI Securities, Ming-Chi Kuo. Fitur wireless charging, kata dia, mengharuskan Apple mengganti tampilan iPhone dari LCD biasa ke OLED.

Pasalnya, wireless charging bakal meningkatkan temperatur internal smartphone, sehingga butuh tampilan OLED yang lebih ringan, fleksibel, dan mampu meredam panas.

Selain itu, Kuo mengatakan iPhone berikutnya juga dipasangi modul 3D Touch yang dibalut laminasi lapisan grafit. Tentu ada alasan di balik pelapisan yang baru sekarang dilakukan Apple.

"Laminasi lapisan grafit bertujuan mencegah perangkat dari malfungsi akibat perangkat kepanasan," Kuo menjelaskan, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Minggu (12/2/2017) dari MacRumors.

Kuo percaya alasan paling masuk akal dari peralihan Apple ke tampilan OLED dan penambahan laminasi lapisan grafit pada modul 3D Touch adalah kehadiran fitur wireless charging. Apple sendiri masih irit bicara terkait hal ini.

Makin mahal, bisa sampai 1.000 dollar AS

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun jika benar, modul 3D Touch yang baru bisa membuat Apple mengeluarkan biaya produksi iPhone yang lebih mahal 5 dollar AS atau Rp 66.000 per unit. Selain itu, tampilan OLED akan lebih mahal dua kali lipat ketimbang LCD biasa.

Tak heran jika iPhone keluaran 2017 bisa menembus harga 1.000 dollar AS atau senilai Rp 13 jutaan, seperti dugaan banyak orang. (Baca: iPhone Keluaran 2017 Dijual Mulai Rp 13 Juta?)

Selain wireless charging, ada bocoran lain yang sudah lebih dulu mengemuka. Antara lain, iPhone 2017 disebut bakal mengusung desain berlapis kaca, konfigurasi dua kamera, penyimpanan hingga 256 GB, serta baterai hingga 3100 mAh.

Benar atau tidaknya baru bisa diketahui pada perilisan Apple yang dijadwalkan beberapa bulan mendatang. Kita tunggu saja.

Baca: iPhone 7 dan 7 Plus Dijual Resmi di Indonesia Maret?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber MacRumors
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.