Begini Cara Ambil Antrean Paspor Lewat WhatsApp

Kompas.com - 20/07/2017, 13:23 WIB
Paspor Indonesia THINKSTOCKPaspor Indonesia
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Jakarta Pusat membuka layanan antrean pembuatan pasport menggunakan layanan chatting WhatsApp.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat Tato Juliadin Hidayawan saat dihubungi beberapa waktu lalu mengatakan, pelayanan via aplikasi itu digunakan untuk mempercepat proses pelayanan di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat.

Dengan aplikasi ini masyarakat mendapat kepastian tanggal dan waktu pelayanan. Tercatat, 250 hingga 400 pemohon yang datang mengantre untuk mengajukan permohonan pembuatan  paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat.

Cara ini dinilai juga bisa mengurangi praktik percaloan. Pemberlakuan antrean menggunakan WhatsApp mulai dilakukan pada 14 Juli 2017.

"Juga mengurangi potensi praktik penyalahgunaan sistem oleh oknum tertentu," ujar Tato.

Satu hal yang harus diperhatikan, layanan ini baru berjalan di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat. Kantor wilayah lain masih belum membuka layanan semacam ini.

Baca: Cara Bikin Huruf di WhatsApp Jadi Tebal dan Miring

Adapun cara penggunaan pesan singkat tersebut, warga yang hendak mendaftar antrean mengirim sejumlah data seperti nama disertai tanda tagar (#), tanggal lahir dengan format ddmmyyyy (dd:tanggal, mm:bulan, yyyy:tahun), dan tanggal antrean.

Kirim ke nomor WhatsApp Kantor Imigrasi 081299004406. Misalnya, #Ahmad#20111967#20072017

Selanjutnya, akan ada balasan dari nomor tersebut untuk meminta konfirmasi nomor WhatsApp pemesan, nama, tanggal lahir, dan tanggal layanan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X