Kompas.com - 30/08/2017, 11:24 WIB
Pegawai termuda Facebook, Michael Sayman, pindah ke Google. BloombergPegawai termuda Facebook, Michael Sayman, pindah ke Google.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Sekitar empat tahun lalu, Michael Sayman direkrut Facebook sebagai anak magang. Kala itu Sayman masih berusia 17 tahun dan bakatnya dilirik langsung oleh sang CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Hanya butuh setahun bagi Facebook untuk mengangkat Sayman sebagai engineer tetap dan mengabsahkannya sebagai pegawai termuda. Karena menjadi karyawan termuda dan bakatnya yang langka itulah Sayman dianggap sebagai karyawan ajaib di Facebook.

Kini, menginjak usia 21 tahun, Sayman memutuskan berhenti dari Facebook untuk mengejar karir di raksasa mesin pencari Google.

Tepatnya, Sayman bakal jadi Product Manager untuk Assistant, yakni asisten digital milik Google yang berbasis suara. Assistant merupakan salah satu prioritas pengembangan Google saat ini.

Baca: Berapa Gaji Rata-rata Karyawan Google?

Di ajang Google I/O 2017 lalu, CEO Google Sundar Pichai sesumbar perusahaannya ingin memboyong Assistant untuk semua orang di semua produk. Agaknya peran Sayman diperlukan untuk menghadapi kompetisi dengan Alexa dari Amazon, Siri dari Apple, dan asisten digital lainnya.

“Pada level personal, saya melihat Assistant adalah kesempatan bagi Google untuk menyasar anak-anak dan remaja dari segala background, untuk belajar memrogram dan mendorong mereka mengeksplor dunia komputer dengan cara yang dulu dianggap tak mungkin,” Sayman menuturkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jabatan terakhir Sayman di Facebook juga sebagai Product Manager. Tugasnya membantu Facebook memahami kebiasaan anak muda menggunakan smartphone, mengawal produk-produk eksperimental, serta mensosialisasikan pelbagai tren ke para eksekutif Facebook.

Peran krusial

Peran Sayman bisa dibilang krusial untuk jejaring sosial yang telah menghimpun 1 miliar pengguna aktif tersebut. Ia digadang-gadang sebagai salah satu pegawai ajaib dan brilliant di Facebook, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (30/8/2017), dari Bloomberg.

Ia mulai membuat aplikasi untuk iOS ketika masih berusia 13 tahun. Sayman mengaku belajar soal pemrograman dari video tutorial di YouTube. Ia kerap menggunakan tool developer dari Facebook, sampai mencuri perhatian Mark Zuckerberg.

Sayman bahkan pernah diundangan eksklusif untuk diskusi berdua bersama Mark Zuckerberg. Ia kala itu masih memakai behel gigi dan mengajak ibunya untuk turut serta.

Ketika ditanya soal Mark Zuckerberg, Sayman mengatakan, “Ia sangat menginspirasi dan tentu saja bekerja dengannya sangat asik”.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.