Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengiriman Tablet Turun, iPad Tetap Tumbuh

Kompas.com - 09/11/2017, 09:01 WIB
Rizky Chandra Septania

Penulis

Sumber GSM Arena,IDC

KOMPAS.com - Tahun 2017 bisa dikatakan sebagai mimpi buruk dalam industri tablet. Pasalnya, jumlah pengiriman tablet di kuartal III tahun 2017 mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Namun Apple berhasil bertahan dengan iPad-nya.

Dari data yang disampaikan oleh Perusahaan analis IDC, jumlah pengiriman tablet global hanya mencapai 40 juta unit. Sedangkan kuartal yang sama tahun lalu, pengiriman tablet mencapai 42,3 juta unit. Jika dihitung, persentase penurunan ada di angka 5,4 persen.

Meski demikian, jumlah pengiriman tablet Apple tetap tumbuh. Apple dengan produk iPad-nya berhasil mengirimkan 10,3 juta unit tablet dari pabriknya di periode tersebut. Sedangkan pada kuartal yang sama di tahun sebelumnya, Apple hanya berhasil mengirimkan 9,3 juta unit.

Penurunan pengiriman tablet di pasar global sebetulnya sudah terjadi selama tiga tahun belakangan. Dilansir KompasTekno dari GSM Arena, Kamis (9/11/2017), penurunan ini  disebabkan oleh bertambahnya permintaan masyarakat terhadap smartphone dan laptop all-in-one ketimbang tablet.

Baca juga : Tiga Tahun Loyo, Penjualan iPad Kembali Menanjak

Selain itu, perangkat tablet belakangan juga memiliki kualitas lebih baik, sehingga siklus pergantiannya menjadi lebih lama.

"Saat ini pemilik merek cenderung merekomendasikan laptop yang bisa dikonversi ke bentuk lain dibandikan perangkat lepasan seperti tablet," ujar Jitesh Ubrani, analis senior IDC, seperti dikutip KompasTekno dari siaran pers IDC.

Dari data yang didapat, penurunan memang terjadi pada hampir semua vendor elektronik yang menyediakan perangkat tablet. Namun Apple, Amazon, Huawei, dan Lenovo berhasil tumbuh di tengah sepinya pasar tablet dunia.

Amazon mencatat pengiriman tabletnya kuartal ini sebanyak 4,4 juta unit. Di tahun sebelumnya, Amazon hanya mengirimkan tablet sebanyak 3,1 juta unit.

Huawei dan Lenovo berhasil mengirimkan 3 juta produknya di kuartal III 2017. Pada kuartal yang sama tahun 2016, masing masing dari mereka hanya mampu mengirimkan 2,5 juta dan 2,7 unit tablet.

Sedangkan Samsung mengalami sedikit penurunan. Tahun lalu, samsung mengirimkan sedikitnya 6,5 juta unit tablet. Namun kuartal III 2017 ini, Samsung harus berpuas diri hanya dengan mengirimkan 6 juta unit tablet ke pasar.

Merek-merek selain yang telah disebutkan di atas mengalami penurunan pengiriman yang signifikan. Tahun 2016, mereka berhasil mengirimkan total 18,1 juta unit tablet. Namun di kuartal ini, pengiriman total merek lain hanya berkisar 13,3 juta unit saja.

Meski terjadi penurunan dan kenaikan, pangsa pasar dari masing masing merek tidak berubah. Apple masih menempati posisi pertama dengan market share sebanyak 28,8 persen diikuti oleh Samsung dengan market share sebesar 15 persen.

Posisi ketiga dan keempat diduduki oleh Amazon, Huawei, dan Lenovo dengan market share masing-masing sebesar 10,9; 7,5; dan 7,4 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber GSM Arena,IDC

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kacamata Pintar Meta 'Ray-Ban' Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Gadget
Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Game
Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

e-Business
Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Internet
Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Internet
Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

e-Business
Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

Internet
Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

e-Business
Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan 'Sensa HD Haptics'

Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan "Sensa HD Haptics"

Gadget
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

Gadget
Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Gadget
Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai  'Circle to Search' Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai "Circle to Search" Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Software
Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

e-Business
Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com