Samsung Boyong TV 8K ke Indonesia, Harga Kisaran Rp 130 Juta

Kompas.com - 09/02/2018, 11:10 WIB
Ubay Bayanudin Senior Product Manager at PT. Samsung Electronics Indonesia memaparkan kelebihan televisi Samsung terbaru QLED 8K di ajang Samsung Forum 2018 yang digelar di kota Roma, Italia, Kamis (8/2/2018).Dok. Samsung Ubay Bayanudin Senior Product Manager at PT. Samsung Electronics Indonesia memaparkan kelebihan televisi Samsung terbaru QLED 8K di ajang Samsung Forum 2018 yang digelar di kota Roma, Italia, Kamis (8/2/2018).

ROMA, KOMPAS.com - Setelah diperkenalkan pada awal Januari lalu, televisi 8K besutan Samsung segera masuk ke Indonesia. TV berteknologi QLED ini merupakan perangkat televisi pertama Samsung yang memiliki resolusi 8K (delapan kali Full HD).

Samsung pertama kali memperkenalkan TV QLED 8K seri Q9S ini pada ajang tahunan Consumer Electronics Show (CES) 2018 di Las Vegas, AS.

Televisi dengan resolusi 7.680 x 4.320 piksel ini dijanjikan masuk ke Indonesia pada pertengahan 2018 ini. Terdapat empat ukuran layar, yaitu 85, 82,75, dan 65 inci.

"Tidak semua ukuran masuk Indonesia. Kemungkinan besar yang kita bawa ke Indonesia adalah ukuran 82 inci," ujar Ubay Bayanudin, Senior Product Marketing Manager TV and Audio Visual Samsung Electronics Indonesia kepada KompasTekno di sela-sela Samsung Forum di Roma, Italia, Kamis (8/2/2018).

TV QLED 8K Samsung ini bakal dijual pada kisaran harga 30.000 dollar AS (sekitar Rp 410 juta) untuk ukuran 85 inci. Banderol ini merupakan patokan harga untuk pasar global.

"Yang 82 inci kira-kira ada di 10.000 dollar AS (sekitar Rp 136 juta). Yang masuk Indonesia maksimun ukuran ini, tapi harganya belum pasti," ujar Ubay.

Televisi 8K Samsung direncanakan masuk ke pasar Indonesia mulai April hingga Juni 2018. Ubay mengatakan, jadwal pastinya sedang didiskusikan dengan kantor pusat Samsung.

Untuk kontennya sendiri, Samsung mengakui belum banyak video resolusi 8K yang tersedia, khususnya di Indonesia. Namun, Samsung tetap percaya diri memboyong TV 8K ini ke Tanah Air tanpa menunggu ketersediaan kontennya.

"Segmen konsumen TV 8K ini sangat segmented. Mereka biasanya sering bepergian, mereka bisa membawa kontennya dari luar negeri," ujar Ubay.

Sebagai informasi, saat ini belum ada konten video berbasis 8K yang ditawarkan penyedia layanan kabel TV di pasar global sekali pun. Begitu juga untuk video 8K di keping cakram Blu-ray.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X