Aplikasi Google Bantu Tunanetra "Melihat" Lewat Suara

Kompas.com - 10/05/2018, 17:07 WIB
Ruang santai di Kantor Google Indonesia. Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comRuang santai di Kantor Google Indonesia.

KOMPAS.com - Google tengah mengembangkan aplikasi yang dapat membantu tunanetra untuk hidup lebih mandiri. Raksasa teknologi ini mengatakan bahwa aplikasi bernama Lookout tersebut bakal dirilis pada tahun ini.

Lookout sejatinya adalah aplikasi navigasi yang dapat mendeteksi objek-objek di sekitar. Kemudian aplikasi ini menerjemahkan objek tersebut menjadi narasi suara untuk pengguna tunanetra.

Misalnya, ketika pengguna berjalan dan di hadapannya ada objek yang menghalangi, aplikasi ini akan mendeteksi apa objek tersebut dan menginformasikannya pada pengguna dalam bentuk suara. Contohnya "Ada sebuah kursi di arah jam 12".

"Lookout memberikan notifikasi lisan dan dirancang untuk tunanetra agar tetap bisa beraktivitas seperti biasa," tulis Product Manager Google Central Accessibility Team, Patrick Clary dalam blog resminya.

Baca juga: Microsoft Ingin Bantu Difabel Pakai Kecerdasan Buatan

Dikutip KompasTekno dari Cnet, Kamis (10/5/2018), aplikasi ini bakal memiliki beberapa mode berdasarkan aktivitas pengguna yakni Home, Work & Play, Scan dan Experimental.

Pada mode Home, menurut Patrick, aplikasi ini akan dapat memberitahu pengguna tentang lokasi atau letak perabotan mereka berada. Sedangkan pada mode Work & Play, aplikasi ini akan menginformasikan benda-benda apa saja di sekitar pengguna yang dibutuhkan untuk mengerjakan pekerjaan mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada mode Scan, Lookout dapat menerjemahkan teks yang dipindai ke dalam bentuk narasi suara. Jadi pengguna seolah-olah bisa membaca teks tersebut.

Kemudian pada mode Experimental, aplikasi ini akan menggunakan kecerdasan buatan untuk mencari tahu apa saja yang dianggap pengguna tunanetra penting dan patut didengar. Jadi, semakin banyak orang menggunakannya, semakin baik fitur ini akan berkembang.

Kendati demikian Google tak menyebutkan tanggal pasti aplikasi ini bakal dirilis. Tapi aplikasi ini prediksi akan hadir di Play Store dan App Store pada akhir tahun 2018 ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.