Jokowi Ternyata Benar-benar Baca Pesan dari Media Sosial - Kompas.com

Jokowi Ternyata Benar-benar Baca Pesan dari Media Sosial

Kompas.com - 07/09/2018, 09:29 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersiap mengikuti upacara, Istana Merdeka, Jumat 17 Agustus 2018 pukul 09.35.Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersiap mengikuti upacara, Istana Merdeka, Jumat 17 Agustus 2018 pukul 09.35.

KOMPAS.com - Sebagai sosok orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo memiliki segudang aktivitas yang menunggunya setiap hari. 

Namun, di sela kesibukan, Jokowi ternyata masih menyempatkan diri untuk mendengarkan langsung masukan dari masyarakat, termasuk dengan membuka pesan direct message yang dialamatkan langsung kepadanya lewat media sosial

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Ajudan Presiden, Letnan Satu Teddy Indra Wijaya, dalam sebuah video wawancara yang diunggah di akun resmi YouTube sang presiden, pada menit ke 03:44

Bersama rekannya, Inspektur Polisi tingkat satu Syarif Muhammad Fitriansyah, Teddy menuturkan kegiatan Presiden Jokowi, termasuk saat seluruh agenda untuk suatu hari sudah selesai ditempuh. 

Di saat seperti itu, ujar Teddy, Jokowi biasanya akan menonton video di YouTube, membaca berita, serta mengakses media sosial dan melihat pesan-pesan direct message yang dikirimkan oleh masyarakat.

“Itu Bapak baca loh,” ujar Teddy dalam video wawancara. “Oh, ini, apa nih. Coba dicek, bener gak keluhannya,” lanjut dia menirukan reaksi presiden saat mendapat masukan yang perlu ditanggapi. 

Presiden Jokowi memang dikenal merakyat dan populer di media sosial. Akun-akunnya di Facebook, Twitter, Instagram, hingga YouTube aktif mengunggah berbagai macam konten. Tak mengherankan apabila ia menerima banyak interaksi dari publik Indonesia di medsos. 

Baca juga: Pelajaran dari Kasus Olok-olok Baju Batak Jokowi

Letnan Satu (Lettu) Teddy Indra Wijaya dan Inspektur Satu (Iptu) Syarif Muhammad Fitriansyah, menceritakan pengalaman sebagai asisten ajudan Presiden Joko Widodo.YouTube.com/Jokowi Letnan Satu (Lettu) Teddy Indra Wijaya dan Inspektur Satu (Iptu) Syarif Muhammad Fitriansyah, menceritakan pengalaman sebagai asisten ajudan Presiden Joko Widodo.

Selfie bagus

Kebiasaan lain Jokowi terkait tren penggunaan teknologi oleh masyarakat adalah permintaan selfie yang sepertinya selalu mengikuti ke manapun dia pergi. Syarif adalah salah satu orang yang kerap diminta membidik gambar. 

“Kita fotokan, lalu nanti bapak ngecek. Fotonya jelek, fotonya nge-blur (buram), dibalikin lagi HP-nya ke saya. Saya fotoin lagi sampai fotonya bagus. Lalu Bapak mengucapkan ‘Nih, terima nih fotonya. Bagus’,” ujar Syarif menceritakan pengalamannya. 

Sebagai asisten ajudan presiden, Teddy dan Syarif diseleksi dari TNI angkatan laut, udara, dan kepolisian. Teddy mewakili TNI, sementara Syarif dari kepolisian.

Baca juga: Begini Jika Blusukan Presiden Jokowi Dipetakan Secara Digital

Berbeda dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang mengurus soal keamanan, tugas mereka adalah membantu Presiden Jokowi dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari agar dapat berjalan lancar dan nyaman.

Teddy dan Syarif banyak bercerita mengenai aktivitas dan kebiasaan sang presiden dalam video wawancara tersebut. Selengkapnya bisa disimak di tautan ini.

Pantauan KompasTekno, Jumat (7/9/2018), video yang baru diunggah 22 jam yang lalu itu sudah ditonton lebih dari 284.000 kali.


PenulisOik Yusuf
SumberYouTube

Close Ads X