Jokowi Ternyata Benar-benar Baca Pesan dari Media Sosial

Kompas.com - 07/09/2018, 09:29 WIB
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Sebagai sosok orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo memiliki segudang aktivitas yang menunggunya setiap hari. 

Namun, di sela kesibukan, Jokowi ternyata masih menyempatkan diri untuk mendengarkan langsung masukan dari masyarakat, termasuk dengan membuka pesan direct message yang dialamatkan langsung kepadanya lewat media sosial

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Ajudan Presiden, Letnan Satu Teddy Indra Wijaya, dalam sebuah video wawancara yang diunggah di akun resmi YouTube sang presiden, pada menit ke 03:44

Bersama rekannya, Inspektur Polisi tingkat satu Syarif Muhammad Fitriansyah, Teddy menuturkan kegiatan Presiden Jokowi, termasuk saat seluruh agenda untuk suatu hari sudah selesai ditempuh. 

Di saat seperti itu, ujar Teddy, Jokowi biasanya akan menonton video di YouTube, membaca berita, serta mengakses media sosial dan melihat pesan-pesan direct message yang dikirimkan oleh masyarakat.

“Itu Bapak baca loh,” ujar Teddy dalam video wawancara. “Oh, ini, apa nih. Coba dicek, bener gak keluhannya,” lanjut dia menirukan reaksi presiden saat mendapat masukan yang perlu ditanggapi. 

Presiden Jokowi memang dikenal merakyat dan populer di media sosial. Akun-akunnya di Facebook, Twitter, Instagram, hingga YouTube aktif mengunggah berbagai macam konten. Tak mengherankan apabila ia menerima banyak interaksi dari publik Indonesia di medsos. 

Baca juga: Pelajaran dari Kasus Olok-olok Baju Batak Jokowi

Letnan Satu (Lettu) Teddy Indra Wijaya dan Inspektur Satu (Iptu) Syarif Muhammad Fitriansyah, menceritakan pengalaman sebagai asisten ajudan Presiden Joko Widodo.YouTube.com/Jokowi Letnan Satu (Lettu) Teddy Indra Wijaya dan Inspektur Satu (Iptu) Syarif Muhammad Fitriansyah, menceritakan pengalaman sebagai asisten ajudan Presiden Joko Widodo.

Selfie bagus

Kebiasaan lain Jokowi terkait tren penggunaan teknologi oleh masyarakat adalah permintaan selfie yang sepertinya selalu mengikuti ke manapun dia pergi. Syarif adalah salah satu orang yang kerap diminta membidik gambar. 

“Kita fotokan, lalu nanti bapak ngecek. Fotonya jelek, fotonya nge-blur (buram), dibalikin lagi HP-nya ke saya. Saya fotoin lagi sampai fotonya bagus. Lalu Bapak mengucapkan ‘Nih, terima nih fotonya. Bagus’,” ujar Syarif menceritakan pengalamannya. 

Halaman:
Sumber YouTube


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.