Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gadget Apple Dipastikan Bakal Makin Mahal

Kompas.com - 10/09/2018, 08:23 WIB
Oik Yusuf,
Reza Wahyudi

Tim Redaksi

Sumber CNBC

KOMPAS.com - Perang dagang yang dikobarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap sejumlah negara rekanan ekspor-impor agaknya mulai memakan korban di dunia teknologi. 

Pekan ini Apple mempublikasikan surat yang menyatakan bahwa harga sejumlah gadget bikinannya akan mengalami peningkatan.

Rencana kenaikan harga tersebut bakal terwujud jika pemerintah jadi menerapkan tarif baru yang dikenakan terhadap impor barang dari China ke Negeri Paman Sam.

Apple menerangkan dalam suratnya bahwa tarif baru untuk barang impor dari China akan berdampak terhadap “beragam jenis produk” dan material yang dipakai dalam produksi. Apple memang mengandalkan China untuk manufaktur produk-produk buatannya.  

Jenis produk Apple yang harganya terancam naik gara-gara tarif Trump, antara lain arloji pintar Apple Watch, komputer Mac Mini, hingga komponen untuk MacBook. Bukan cuma itu, aksesori macam earphone wireless Airpods dan stylus Apple Pencil pun bisa ikut jadi lebih mahal.

 “Kekhawatiran kami soal tarif-tarif ini adalah AS bakal menanggung akibat terburuk. Hal itu bakal berujung pada pertumbuhan dan daya kompetisi yang lebih rendah, berikut harga lebih mahal untuk konsumen AS,” tulis Apple dalam surat bertanggal 5 September tersebut.

Seperti biasa, kenaikan harga pada akhirnya akan dibebankan ke konsumen.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari CNBC, Senin (10/9/2018), Apple sendiri sebenarnya selama ini memiliki margin dan profit yang tinggi sehingga seharusnya bisa menyerap sebagian kenaikan harga dari tarif. 

Pada kuartal lalu, misalnya, Apple membukukan profit 11,5 miliar dollar AS dari pendapatan sebesar 53,3 miliar dollar AS. Perusahaan terkaya di dunia dengan valuasi lebih dari 1 triliun dollar AS ini memiliki kas dan ekuivalennya senilai 243 miliar dollar AS. 

Baca juga: Perjalanan Apple dari Hampir Mati hingga Cetak Rekor Rp 14.000 Triliun

Surat Apple tentang kenaikan harga gadget akibat tarif tambahan terhadap barang impor dari China selengkapnya bisa dilihat di tautan berikut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Penjualan Sony PlayStation 5 Turun, Tapi Lebih Laris dari Xbox S/X

Game
Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Google Umumkan Fitur Keamanan Baru di Android 15

Software
Apa Itu Proyek Astra Google? Begini Gambaran dan Penggunaannya di Masa Depan

Apa Itu Proyek Astra Google? Begini Gambaran dan Penggunaannya di Masa Depan

Internet
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com