Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Setop Bisnis Ponsel Andromax, Smartfren Fokus Bangun Jaringan 4G

Kompas.com - 25/10/2018, 10:02 WIB
Oik Yusuf,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Smartfren sedang giat membangun jaringan 4G LTE. Operator seluler yang baralih dari CDMA ke GSM untuk 4G ini mengaku menganggarkan dana senilai 200 juta dollar AS atau Rp 3 triliun untuk keperluan ekspansi jaringan di wilayah operasionalnya di seluruh Indonesia.

Chief Brand Officer Smartfren, Roberto Saputra menuturkan bahwa sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan untuk pengembangan jaringan 4G LTE, lantaran Smartfren tak lagi mengembangkan perangkat smartphone Andromax.

“Dulu ada device (Andromax), tapi sekarang tidak ada. Jadi, porsi paling besarnya pasti jaringan,” ujar Roberto ketika dijumpai di sela acara 4G Plus Network Experience Smartfren di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/10/2018).

Smartfren pada pertengahan tahun ini memang telah mengumumkan bahwa pengembangan smartphone seri Andromax besutannya telah dihentikan, untuk fokus kepada bisnis inti sebagai operator seluler.

Chief Brand Officer Smartfren, Roberto Saputra.KOMPAS.com/Oik Yusuf Araya Chief Brand Officer Smartfren, Roberto Saputra.
Dulu, Andromax dijagokan sebagai perangkat terjangkau untuk memigrasikan para pelanggan ke 4G LTE, dalam masa transisi ketika Smartfren berpindah dari teknologi CDMA. Lini perangkat Andromax pun akan dihentikan sepenuhnya pada 2019.

Baca juga: Smartfren Matikan Andromax Pertengahan 2019

Vice President Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo mengatakan anggaran 200 juta dollar AS untuk pengembangan jaringan 4G LTE dialokasikan untuk belanja modal selama 2017 hingga 2020.

“Besarnya berbeda-beda untuk tiap tahun. Tergantung kebutuhan pengembangan jaringan di tahun itu,” kata Munir.

70 persen populasi

Munir juga mengatakan bahwa salah satu upaya pengembangan jaringan Smartfren adalah dengan menambah Base Transceiver Station (BTS).

Pada 2020, pembangunan BTS 4G Smartfren ditargetkan bisa 150 persen lebih banyak dibandingkan tahun 2017. Hingga kuartal II-2018, Smartfren mengklaim sudah memiliki 16.000 BTS.

“Kami menargetkan pada akhir 2018 sudah bisa menjangkau 70 persen populasi Indonesia. Khusus di Pulau Jawa kami berharap bisa mencapai 90 persen populasi,” kata Munir.

Smartfren memiliki jaringan 4G LTE di sekitar 200 kota di empat pulau besar Indonesia yang menjadi wilayah operasionalnya, yakni Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Belakangan, Smartfren mulai menggelar layanan 4G LTE Plus yang diklaim lebih kencang dan stabil di kota-kota besar utama di Indonesia, antara lain Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Jambi, Palembang, Lampung, dan Bangka di pulau Sumatera.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Software
2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

Software
3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

Gadget
Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Software
TikTok Notes, Inikah Aplikasi 'Pembunuh' Instagram?

TikTok Notes, Inikah Aplikasi "Pembunuh" Instagram?

Software
Fitur AI 'Circle to Search' Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Fitur AI "Circle to Search" Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Software
Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Gadget
Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

e-Business
7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

Software
HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

Gadget
7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

Software
4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

e-Business
Cara Membuat HP Android atau iPhone Jadi CCTV untuk Pantau Rumah Selama Ditinggal Mudik

Cara Membuat HP Android atau iPhone Jadi CCTV untuk Pantau Rumah Selama Ditinggal Mudik

Hardware
Kekayaan Bos Facebook Mark Zuckerberg Lampaui Elon Musk

Kekayaan Bos Facebook Mark Zuckerberg Lampaui Elon Musk

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com