Sistem WhatsApp, Instagram, dan Messenger Akan Digabung pada 2020

Kompas.com - 01/02/2019, 19:09 WIB
Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard pada Kamis (25/5/2017). Paul Marotta / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard pada Kamis (25/5/2017).

KOMPAS.com - Beberapa saat lalu, Facebook diketahui memiliki rencana untuk menggabungkan Messenger, Instagram, dan WhatsApp, menjadi platform terpadu (unified platform). Ada beberapa keuntungan dari kombinasi tersebut.

Salah satunya soal keamanan yang bakal lebih terjamin berkat ekspansi enkripsi end-to-end dari satu platform ke platform lainnya.

Contoh sederhananya, pengguna Messenger bisa mengirim pesan yang terenkripsi ke pengguna WhatsApp atau Instagram.

Baca juga: WhatsApp, Instagram, dan Messenger akan Disatukan

Kendati begitu, penggabungan sistem backend tiga platform tersebut belum dimatangkan. CEO Facebook, Mark Zuckerberg, memperkirakan realisasinya bakal terwujud sekitar tahun 2020 mendatang.

“Banyak hal yang perlu kami selesaikan sebelum finalisasi rencana ini. Tentu saja ini akan jadi proyek jangka panjang, mungkin baru terlihat pada 2020 atau setelahnya,” kata dia dalam conference call usai pengumuman laporan keuangan Facebook untuk kuartal-IV 2018.

Seperti iMessage

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zuckerberg mengakui belum tahu pasti akan seperti apa mekanisme unified platform tersebut. Menurut dia, timnya perlu meriset lebih dalam tentang apakah metode ini bakal berhasil, bagaimana reaksi para regulator, serta infrastruktur seperti apa yang dibutuhkan.

Yang jelas, Zuckerberg yakin enkripsi end-to-end adalah metode paling dasar dan harga mati untuk menjamin keamanan pengguna ketika berkomunikasi di ranah maya.

“Pengguna sangat menyukai enkripsi end-to-end di WhatsApp. Karena itu saya rasa harus diekspansi lebih jauh ke depannya,” ia menuturkan, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Jumat (1/2/2019), dari BusinessInsider.

Baca juga: Ingkar Janji Mark Zuckerberg kepada WhatsApp, Instagram, dan Messenger

Selain soal keamanan, pengalaman komunikasi lintas layanan pun dinilai akan semakin mudah dengan konsep unified platform.

Misalnya saja ketika seseorang memanfaatkan marketplace di Facebook, lantas perlu menggunakan WhatsApp pada saat bersamaan untuk berkomunikasi personal.

Ada juga peluang platform hasil gabungan Messenger, WhatsApp, dan Instagram ini bisa digunakan sebagai "layer" SMS yang memiliki banyak fungsi tambahan dan lebih aman, mirip-mirip iMessage besutan Apple.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.