Pesaing GPS dari China Punya Akurasi hingga Hitungan Sentimeter

Kompas.com - 03/01/2020, 13:11 WIB
Ilustrasi satelit Facebook KONSTANTIN SHAKLEIN/ALAMY/WIREDIlustrasi satelit Facebook

Setelah itu, Pemerintah China berencana menjajal integrasi Beidou dan layanan 5G dengan mengoperasikan self-driving bus yang akan segera beroperasi di Kota Wuhan.

Seperti diketahui sebelumnya, sejak tahun 2000 China telah meluncurkan sebanyak 53 satelit Beidou termasuk yang sudah tidak lagi beroperasi.

Baca juga: Apple Dikabarkan Bikin Satelit Internet untuk iPhone

Sistem navigasi ini telah memulai layanannya secara global pada akhir tahun 2018. Sejak tahun 2011, layanan Beidou juga sudah mulai ditawarkan kepada perusahaan swasta.

Dikutip KompasTekno dari Nikkei Asian Review, Jumat (3/1/2019), media lokal di China memperkirakan bahwa di tahun 2020, skala ekonomi layanan Beidou ini akan tumbuh hingga 400 miliar yuan atau setara dengan Rp 798 triliun.

Keseriusan China dalam peningkatan satelit Beidou juga merupakan salah satu ambisi besar untuk menyaingi GPS dan memperluas sistemnya secara global.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.