Kisah Kobe Bryant, Punya Bisnis Teknologi dan Mencintai iPhone

Kompas.com - 27/01/2020, 09:52 WIB
Pebasket Los Angeles Lakers, Kobe Bryant, saat menghadiri sesi konferensi pers pasca pertandingan melawan Utah Jazz di Staples Center, Los Angeles, California, Rabu (13/4/2016) malam waktu setempat atau Kamis WIB. HARRY HOW/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP PHOTOPebasket Los Angeles Lakers, Kobe Bryant, saat menghadiri sesi konferensi pers pasca pertandingan melawan Utah Jazz di Staples Center, Los Angeles, California, Rabu (13/4/2016) malam waktu setempat atau Kamis WIB.

KOMPAS.com - Dunia olahraga sedang berduka. Legenda NBA, Kobe Bryant, tewas dalam sebuah kecelakaan. Helikopter nahas yang ditumpanginya menabrak bukit di Calabasas, California, Amerika Serikat, pada Minggu (26/1/2020) waktu setempat.

Kobe diketahui menumpangi helikopter tersebut bersama putrinya, Gianna Maria Onore Bryant (13). Mereka tengah dalam perjalanan menuju sebuah pertandingan di Mamba Sports Academy di Thousand Oaks yang akan dimainkan putrinya.

Sosok yang juga dikenal sebagai "The Black Mamba" ini tidak hanya sukses dalam karier bola basket. Ia juga sukses dalam bidang lain, termasuk bisnis.

Bahkan salah satu perusahaan yang ia dirikan bersentuhan dengan teknologi. Pada tahun 2013, Kobe Bryant mendirikan Bryant Stibel bersama pengusaha Jeff Stibel.

Baca juga: Breaking News, Pebasket Kobe Bryant Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Perusahaan tersebut bergerak di bidang ventura yang menawarkan strategi, modal, dan dukungan operasional untuk bisnis-bisnis lain yang fokus di bidang teknologi, media, dan data.

Bryant Stible juga mengoperasikan teknologi dan bisnis berbasis data untuk mengarahkan strategi bisnis dan modal.

Meski memiliki bisnis yang bergerak dalam bidang teknologi, Kobe justru mengaku bahwa ia hanya memiliki sedikit minat terhadap bisnis yang ia geluti itu.

Dalam sebuah wawancara bersama Marquess Brownlee, YouTuber teknologi ternama, Kobe mengaku bahwa dirinya memang tidak terlalu antusias dengan dunia teknologi.

"Saya coba mengotak-atik sedikit tentang teknologi, tapi saya sadar saya tidak begitu antusias, kecuali yang berhubungan dengan olahraga atau kesehatan," ungkapnya dalam wawancara tersebut.

Gianna Bryant atau biasa dipanggil Gigi dan ayahnya, mantan pemain NBA Kobe Bryant, menghadiri pertandingan WNBA All-Star Game 2019 di Mandalay Bay Events Center pada 27 Juli 2019 di Las Vegas, Nevada. Kobe Bryant dan putrinya, Gigi, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada Minggu 26 Januari 2020.AFP/GETTY IMAGES/ETHAN MILLER Gianna Bryant atau biasa dipanggil Gigi dan ayahnya, mantan pemain NBA Kobe Bryant, menghadiri pertandingan WNBA All-Star Game 2019 di Mandalay Bay Events Center pada 27 Juli 2019 di Las Vegas, Nevada. Kobe Bryant dan putrinya, Gigi, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada Minggu 26 Januari 2020.
Kendati demikian, sedikit minatnya akan teknologi tersebut justru menghasillkan sebuah produk besar. Kerja sama antara Kobe dan Nike melahirkan "Kobe 11", sepatu yang menjadi salah satu signature Kobe Bryant sebagai duta Nike.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X