Pemenang Oscar 2020 Malah Keluhkan Keyboard Apple

Kompas.com - 11/02/2020, 15:16 WIB
Aktor dan sutradara asal New Zealand Taika Waititi berpose dengan pialanya usai memenangi penghargaan Best Adapted Screenplay untuk Jojo Rabbit pada Academy Awards ke-92 atau Oscar 2020, di Dolby Theatre, Hollywood, California, Minggu (9/2/2020). Tahun ini, film Parasite berhasil memborong empat piala pada ajang bergengsi yang memberikan penghargaan bagi insan film dengan pencapaian tertinggi itu. AFP/ROBYN BECKAktor dan sutradara asal New Zealand Taika Waititi berpose dengan pialanya usai memenangi penghargaan Best Adapted Screenplay untuk Jojo Rabbit pada Academy Awards ke-92 atau Oscar 2020, di Dolby Theatre, Hollywood, California, Minggu (9/2/2020). Tahun ini, film Parasite berhasil memborong empat piala pada ajang bergengsi yang memberikan penghargaan bagi insan film dengan pencapaian tertinggi itu.

KOMPAS.com - Tidak sedikit pengguna MacBook yang mengeluhkan buruknya keyboard model-model tertentu dari laptop Apple tersebut. Pengalaman buruk itu juga dialami salah satu pemenang Oscar 2020, Taika Waititi.

Sutradara yang baru saja menyabet penghargaan "Penulis Naskah Adaptasi Terbaik" dari film arahannya " Jojo Rabbit" ini mengakui hal tersebut setelah acara The Academy Awards 2020 berlangsung.

Mulanya, salah satu pewarta menanyakan kepada Waititi apa yang seharusnya diminta penulis naskah kepada produser film sebelum proses produksi. Alih-alih menjawab serius dari segi keilmuan film, Waititi justru curhat kalau keyboard MacBook bermasalah.

"Apple harus memperbaiki keyboard-nya (laptop). Mereka sulit digunakan untuk mengetik," akunya.

Ia bahkan mengatakan masalah keyboard di laptop Apple membuatnya ingin kembali lagi menggunakan PC (Windows). Menurutnya, pantulan papan ketik di PC lebih baik dibanding saat mengetik menggunakan keyboard milik Apple.

" Keyboard Apple buruk sekali, bahkan laptop yang paling baru sekalipun," lanjut sutradara asal Selandia Baru itu.

Ia menyebutkan iMac, namun kemungkinan yang ia maksud adalah MacBook Pro 16 inci yang baru dirilis Apple tahun lalu. Namun Waititi tidak menyebut apakah memang MacBook Pro 16 inci yang ia maksud. 

Sebab, di model tersebut, Apple telah memperbaiki masalah keyboard. Papan ketik yang dipasang di MacBook Pro 16 inci menggunakan desain Switch Scissor tipe lama, bukan butterfly seperti di model MacBook Pro lama.

Baca juga: Dibongkar, Apple MacBook Pro 16 Inci Ketahuan Pakai Keyboard Tipe Lama

Keyboard butterfly yang mulai digunakan Apple untuk MacBook Pro keluaran tahun 2015 memang menuai banyak kritikan. Mulai dari tombol yang macet saat ada debu yang menempel hingga double typing.

Namun, masalah yang diungkap Waititi bukan soal itu. Ia justru mengeluhkan masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat mengetik dengan keyboard MacBook yang ia gunakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X