Review Vivo TWS Neo, Earphone Wireless Rp 1 Jutaan

Kompas.com - 19/07/2020, 19:25 WIB
Vivo meluncurkan TWS Neo di Indonesia KOMPAS.com/YUDHA PRATOMOVivo meluncurkan TWS Neo di Indonesia
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Bersamaan dengan diluncurkannya smartphone X50 Series, Vivo juga memperkenalkan earphone terbarunya, Vivo TWS Neo. Earphone TWS ini sebelumnya telah diperkenalkan di China pada awal Juli 2020.

KompasTekno berkesempatan untuk menjajal kemampuan  Vivo TWS Neo dalam melakukan panggilan telepon, mendengarkan musik, menonton video, hingga bermain game. Selengkapnya silakan simak ulasan berikut.

Desain serba mengilap

Bentuk dan tampilan Vivo TWS Neo memiliki bahasa desain yang serupa dengan Vivo TWS generasi pertama. Unit yang kami coba berwarna starry blue dan serba mengilap, baik untuk kedua init earphone maupun charging box penyimpannya.

Baca juga: Earphone Vivo TWS Neo Dijual di Indonesia Rp 1 Juta

Namun, warna yang mengilap justru membuat sidik jari dengan mudah menempel di permukaan dan membekas. Bahannya yang terbuat dari plastik membuat charging box ini tampak mudah tergores. Sehingga pengguna harus berhati-hati jika memasukkan perangkat ini ke dalam saku.

Pada bagian tengah charging box, terdapat sebuah lampu indikator dan sebuah tombol fisik untuk menyambungkan earphone ke ponsel via bluetooth. Tombol ini juga bisa melakukan "reset" untuk mengembalikan semua setting perangkat ke setelan awal.

Baterai Vivo TWS Neo bisa tahan hingga 5 jam tanpa charging case. KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Baterai Vivo TWS Neo bisa tahan hingga 5 jam tanpa charging case.

Lampu yang terdapat di atas tombol berfungsi sebagai indikator baterai. Apabila lampu tersebut menyala oranye, artinya baterai pada charging box sudah di bawah 50 persen. Jika hijau, baterai masih di atas 50 persen.

Unit earphone memiliki permukaan yang agak licin sehingga rentan tergeser, terutama apabila pengguna bergerak -misalnya saat berolahraga- sehingga mempengaruhi keluaran suara.

Kendali dengan sentuhan

Vivo TWS Neo dibekali dengan touch control yang terbilang lengkap di bagian earphone.  Untuk menerima dan menutup panggilan telepon, pengguna cukup mengetuk dua kali di area kontrol sentuh.

Sementara jika ingin menolak panggilan yang masuk, cukup tahan area sentuh selama sekitar 1,5 detik. Volume panggilan juga bisa diatur dengan mengusap area kontrol ke atas atau ke bawah.

ilustrasi TWSKOMPAS.com/YUDHA PRATOMO ilustrasi TWS

Fungsi ketuk dua kali juga bisa digunakan untuk mengontrol saat mendengarkan lagu. Secara default, ketukan dua kali berfungsi untuk play atau pause lagu yang tengah didengarkan.

Performa

Dari segi spesifikasi, Vivo TWS Neo dibekali dengan chip Qualcomm QCC3046 untuk perangkat audio nirkabel berbasis bluetooth. Ini merupakan chip generasi keempat yang didesain khusus untuk perangkat TWS.

Vivo TWS Neo juga mendukung Bluetooth 5.2, Qualcomm TrueWireless Mirroring, dan teknologi aptX Adaptive. Saat diperkenalkan pada awal Juni lalu, perangkat ini diklaim memiliki latensi yang lebih rendah.

Baca juga: Vivo X50 dan X50 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Kami pun mencoba menggunakan Vivo TWS Neo dengan sejumlah skenario. Yaitu mendengarkan beberapa genre lagu, menonton video melalui Netflix dan YouTube, dan bermain sejumlah game.

Vivo TWS Neo memiliki dua mikrofon yang juga mampu meredam suara bising (noise cancellation) saat melakukan panggilan suara. Earphone ini juga dirancang agar pengguna masih bisa mendengar suara sekeliling untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di luar ruangan.

Sama seperti perangkat TWS pada umumnya, Vivo TWS Neo pun sudah dibekali dengan sertifikat IP54 yang memiliki ketahanan terhadap percikan air ataupun keringat.

Dalam pengisian daya selama 15 menit, Vivo TWS Neo bisa digunakan untuk mendengarkan musik selama 2,5 jam. KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Dalam pengisian daya selama 15 menit, Vivo TWS Neo bisa digunakan untuk mendengarkan musik selama 2,5 jam.

Saat digunakan untuk mendengarkan musik dengan beberapa genre, kualitas audio yang dikeluarkan memang tidak terlalu "wah", tetapi cukup bagus untuk earphone sekelasnya.

Suara yang dikeluarkan Vivo TWS Neo cenderung balanced di semua sektor dengan clarity yang cukup rapi. Kemungkinan kualitas suara tersebut dihasilkan berkat teknologi adaptive aptX yang dimiliki Vivo TWS Neo.

Sektor bass Vivo TWS Neo memang tak terlalu dalam namun terasa pas dan tidak mengganggu suara yang lainnya. Earphone ini mungkin kurang cocok buat pengguna yang menggemari suara bass.

Meski demikian, impact dari bass Vivo TWS Neo ini terdengar rapi, sehingga membuatnyai] enak digunakan untuk mendengarkan musik berbagai genre, seperti pop, rock, hingga folk. Namun kurang cocok digunakan untuk mendengar musik dengan beat yang cepat.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Serta Harga Vivo X50 dan X50 Pro di Indonesia

Vivo TWS Neo juga memiliki driver berukuran 14,2mm. Pengguna juga dapat menyesuaikan kualitas suara sesuai selera seperti mengatur ketebalan bass, atau frekuensi yang lebih tinggi.

Saat digunakan untuk menonton video melalui YouTube dan Netflix, Vivo TWS Neo memiliki kontrol delay yang baik. Gambar dan suara tetap sinkron menonton video dengan adegan dan suara yang temponya cepat seperti film aksi. 

Meskipun, jika kita mendengarkan dengan seksama, masih ada delay antara gambar dan suara yang dihasilkan.Delay ini akan lebih mudah terasa saat digunakan untuk bermain game, khususnya game yang membutuhkan konsentrasi lebih seperti PUBG Mobile atau Call of Duty Mobile.

Meskipun terjadi hanya sepersekian detik, dalam kondisi tertentu delay ini akan terasa dan membuat pemain terlambat bereaksi sehingga berdampak pada permainan.

Vivo TWS Neo diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran Vivo X50 series di IndonesiaKOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Vivo TWS Neo diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran Vivo X50 series di Indonesia

Menurut pihak Vivo, TWS Neo dapat secara otomatis berganti ke mode dengan latency yang lebih rendah, yakni 88ms, untuk meminimalisir delay. Mode ini berguna saat Vivo TWS Neo digunakan untuk video call atau bermain game.

Secara keseluruhan, Vivo TWS Neo memang cukup bagus digunakan untuk bermain game. Tidak terjadi disconnect secara tiba-tiba dan suara bisa ditransmisikan dengan mulus tanpa masalah.

Baca juga: Ini Beda Teknologi Gimbal di Vivo X50 Pro dengan OIS di Ponsel Lain

Daya tahan baterai

Vivo TWS Neo bisa digunakan secara non-stop selama 4 hingga 5,5 jam dalam satu kali pengisian penuh. Jika digunakan dengan charging box, baterai Vivo TWS Neo bisa digunakan hingga sekitar satu hari penuh.

Dengan mengisi ulang selama 15 menit, pengguna bisa mendengarkan musik kurang lebih selama 2 jam. Vivo TWS Neo menggunakan port USB Type C untuk pengisian daya. 

Kesimpulan

Secara keseluruhan, kualitas suara yang dihasilkan Vivo TWS Neo cukup baik. Suaranya seimbang tanpa ada sektor yang "offside". Dengan suara yang seimbang, pengguna bisa melakukan eksplorasi lebih banyak melalui sound equalizer.

Pabrikan smartphone berlomba-lomba membuat True Wireless EarphoneKOMPAS.com/YUDHA PRATOMO Pabrikan smartphone berlomba-lomba membuat True Wireless Earphone

Koneksinya pun stabil tanpa terputus secara tiba-tiba meski digunakan beraktivitas. Saat digunakan berolahraga, Vivo TWS Neo tahan terhadap percikan keringat. Namun, tekstur yang licin membuat earphone ini berisiko lepas dari telinga dan jatuh.

Teknologi yang dibawa oleh Vivo TWS Neo dapat meminimalisir delay yang terjadi saat menonton video. Earphone TWS ini pun cukup nyaman digunakan untuk menonton. Delay akan terasa hanya saat digunakan untuk bermain game. Itu pun hanya dalam kondisi tertentu saja.

Bagi peminat TWS dengan harga Rp 1 jutaan, Vivo TWS Neo bisa menjadi salah satu pilihan yang layak untuk dipertimbangkan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X