Kesan Pertama Menjajal Tablet Samsung Galaxy Tab S7 Plus

Kompas.com - 25/08/2020, 12:05 WIB
Galaxy Tab S7 Plus KOMPAS.com/Reska K. NistantoGalaxy Tab S7 Plus

KOMPAS.com - Memegang tablet Samsung Galaxy Tab S7 Plus untuk pertama kalinya, merasa takjub dengan ukurannya. Dengan ukuran layar 12,4 inci, rasanya seperti sedang memegang layar laptop dalam genggaman.

Dalam acara peluncuran Galaxy Unpacked pada awal Agustus lalu, Samsung mengklaim bahwa Galaxy Tab S7 Plus adalah tablet dengan layar Super AMOLED terbesar di industri saat ini. Ukurannya sedikit lebih kecil dibandingkan iPad Pro yang 12,9 inci.

Layar memang menjadi keunggulan utama di Galaxy Tab S7 Plus. Materi AMOLED dengan resolusi 2800 x 1752 piksel di ukuran layar seperti itu, membuat warna yang ditampilkan menjadi terlihat tajam dan cemerlang, mata seolah dimanjakan.

Ditambah lagi dengan refresh rate 120 Hz, membuat pengalaman menggeser layar memiliki transisi yang lembut, sementara saat berganti-ganti membuka aplikasi berbeda, tampilan juga terasa halus.

Baca juga: Samsung Galaxy Tab S7 dan S7 Plus Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Ini Harganya

Pemindai sidik jari di Galaxy Tab S7 Plus juga sudah terintegrasi di layar di bagian bawah. Di versi Galaxy Tab S7 reguler, pemindai sidik jari ini masih berada di sisi bingkai perangkat.

Desain

Galaxy Tab S7 Plus memiliki desain yang serupa dengan pendahulunya, Galaxy Tab S6. Hanya saja kini bezel terlihat lebih tipis.

Kamera depan ditaruh di sisi panjang bingkai tablet, sehingga posisi kamera akan berada di tengah depan, saat tablet dipasangkan dengan keyboard eksternal, menyerupai laptop.

Samsung Galaxy Tab S7 Plus dengan aksesori cover dan keyboard yang dijual terpisah.KOMPAS.com/Reska K. Nistanto Samsung Galaxy Tab S7 Plus dengan aksesori cover dan keyboard yang dijual terpisah.
Galaxy Tab S7 Plus dengan dimensi 185 x 285 x 5,7 mm, sedikit lebih besar dari Tab S7 reguler. Bobot Galaxy Tab S7 Plus pun lebih berat, yakni 575 gram dibandingkan Galaxy Tab S7 reguler dengan bobot 502 gram.

Karenanya, mengoperasikan tablet dengan satu tangan memegang dan tangan lainnya menavigasi layar, akan terasa melelahkan dalam jangka lama.

Bicara soal genggaman, permukaan punggung tablet juga terasa lembut di tangan, serta tidak licin saat dipegang meski telapak berkeringat.

Punggung tablet Galaxy Tab S7 Plus memang menggunakan materi plastik, namun tersamarkan dengan aksen metalik.

Baca juga: Layar 120 Hz di Duo Galaxy Tab S7 Bisa Berjalan di Resolusi Maksimal

Sedangkan bagian bingkai di sisi-sisinya menggunakan materi logam. Bahkan, stylus S-Pen juga bisa menempel di sisi-sisi tablet, walau Samsung telah menyertakan "tempat khusus" di bagian punggung tablet.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X