Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Zoom Bersedia Bayar Denda "Zoombombing" Rp 1,2 Triliun

Kompas.com - 04/08/2021, 06:24 WIB

Sementara pengguna non-berbayar setidaknya berpeluang mendapatkan hingga 15 dollar AS (sekitar Rp 215.000).

Angka Rp 1,2 triliun itu dinilai wajar oleh kuasa hukum penggugat, sebab Zoom meraup 1,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 18,6 triliun) dari biaya berlangganan para peserta. Terlebih, kata pengacara, risikonya cukup signifikan.

"Meskipun penggugat sangat yakin bahwa kasus pertanggungjawaban mereka kuat dan terjamin, belum bisa dipastikan apakah pengadilan akan memberikan sertifikasi, atau menemukan alasan bahwa penggugat berhak atas ganti rugi," jelas kuasa hukum penggugat, sebagaimana KompasTekno rangkum dari ZD Net, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: 4 Cara Mencegah Zoom Fatigue, Kelelahan Akibat Sering Video Call

Memperkuat keamanan

Selain menyetujui pembayaran, Zoom juga bersedia untuk mengimplementasikan beberapa perubahan yang fokus pada peningkatan keamanan platform, memperkuat privasi, dan meningkatkan keamanan data konsumen.

Zoom menyetujui untuk menambahkan notifikasi di platformnya, untuk memudahkan pengguna memahami siapa yang bisa melihat, menyimpan, dan membagikan informasi dan konten pengguna Zoom.

Pengguna akan diberi tahu jika host atau ada peserta lain menggunakan aplikasi pihak ketiga selama konferensi video berlangsung.

Terkait hubungannya dengan Facebook, Zoom tidak akan mengintegrasikan kembali platformnya dengan software development kit (SDK) Facebook di platform iOS lagi untuk bisa masuk akun Zoom.

Baca juga: Muncul Error You Are Not Eligible di Zoom Meeting, Ini Penyebab dan Solusinya

Zoom juga akan meminta Facebook untuk menghapus data pengguna di Amerika Serikat yang didapatkan dari SDK.

Penggugat juga mengajukan permohonan agar Zoom mau membayar biaya hukumnya yang bernilai 21,25 juta dollar AS (sekitar Rp 305 miliar).

Dirangkum dari Reuters, Zoom menolak segala tuduhan yang termuat dalam gugatan meskipun menyetujui pembayaran.

"Privasi dan keamanan pengguna adalah prioritas utama bagi Zoom dan kami akan mengaggap serius kepercayaan yang diberikan pengguna Zoom kepada kami," jelas perwakilan Zoom.

Baca juga: Cara Membuat Breakout Rooms di Zoom dan Memakainya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke