Kompas.com - 02/10/2021, 07:54 WIB
ilustrasi aplikasi OVO techinasia.comilustrasi aplikasi OVO

KOMPAS.com - Platform pembayaran digital Ovo menunjuk Jaygan Fu Ponnudurai sebagai CEO baru perusahaan. Jaygan menggantikan posisi Jason Thompson yang menyelesaikan masa jabatannya per bulan September ini dan kembali ke Singapura.

"Seiring perkembangan Ovo, dengan senang hati kami mengumumkan penunjukan Jaygan Fu selaku CEO Ovo," kata Harumi Supit, Head of Corporate Communication Ovo melalui pesan singkat kepada KompasTekno, Sabtu (2/10/2021).

Adapun sebelum ditunjuk sebagai CEO baru Ovo, Jaygan memangku tugas sebagai Chief Operating Officer (COO) di perusahaan bernuansa ungu tersebut.

Berdasarkan halaman LinkedIn, Jaygan bergabung dengan Ovo sejak 2018 dan menjabat sebagai COO dan CCO Payments. 

Baca juga: Cara Isi Saldo Ovo Lewat Mobile Banking dan Internet Banking

"Pengalamannya bersama Ovo sejak 2018 diyakini akan memberikan nilai lebih bagi pertumbuhan dan peran Ovo dalam mengakselerasi transformasi pembayaran dan layanan keuangan digital, menuju literasi dan inklusi keuangan yang merata di seluruh Indonesia," kata Harumi.

Pencapaian Jason Thompson sebelum mundur

Dirangkum KompasTekno dari Crunchbase, sebelum mengakhiri masa jabatan pada September ini, Jason didapuk menjadi CEO Ovo sejak 2017.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum bergabung dengan Ovo, Jason juga sempat menduduki posisi sebagai Head of GrabPay yang bertugas untuk mengembangkan teknologi pembayaran digital di Asia Tenggara.

Pada 2011, Jason pernah juga menjabat sebagai Managing Director Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, serta Asia untuk Euronet. Di Euronet, dia memimpin anak perusahaan pembayaran elektronik untuk wilayah tersebut.

Baca juga: Bagaimana Nasib Ovo jika Tokopedia Merger dengan Gojek?

Selama empat tahun di bawah kepemimpinan Jason, Ovo berhasil mencapai beberapa hal. Salah satunya adalah meraih status decacorn setelah perusahaan mengumpulkan valuasi senilai 1 miliar dollar AS.

Menurut data dari CB Insight, Ovo memiliki valuasi sebesar 2,9 miliar dollar AS yang sudah dicapai sejak 2018. Pada 2017, Ovo juga disebut sebagai platform pembayaran digital nomor satu.

Saat itu, basis pengguna Ovo naik hingga 400 persen, dan mengintegrasikan lebih dari 500.000 pedagang ritel modern ke UKM, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Asia Money.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.